Home › Nasional › DEN dan UNSOED Dorong Pengembangan Energi Terbarukan
DEN dan UNSOED Dorong Pengembangan Energi Terbarukan
Keterangan Foto: Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) berfoto bersama peserta usai kegiatan Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional (KEN) di Purbalingga, Selasa (27/10/2026). MC DEN/TD-YS
PURBALINGGA, Tabloid Diksi – Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) melalui kegiatan sosialisasi Kebijakan Energi Nasional (KEN), Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai arah kebijakan energi nasional, potensi sumber daya energi dalam negeri, serta tantangan menuju ketahanan dan kemandirian energi.
- Baca juga:
Anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan EBT, seperti energi surya, air, panas bumi, dan bioenergi, membutuhkan dukungan teknologi, investasi, serta kerja sama berbagai pihak.
Ia menegaskan, implementasi KEN yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 menjadi pedoman dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UNSOED, Prof. Dr. Eng. Ir. Suroso, S.T., M.Eng., IPU, menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendukung transisi energi melalui penelitian, inovasi teknologi, dan penyiapan sumber daya manusia.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Slamet Selatan, Panut Priyanto, mendorong pemanfaatan potensi energi lokal, antara lain biogas dari limbah peternakan, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, dan pompa air bertenaga surya.
Adapun Senior Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Mrica, Wasis Jati Waskitho, menekankan bahwa pengembangan energi terbarukan perlu diimbangi dengan penguatan infrastruktur dan keandalan sistem kelistrikan.
Melalui kegiatan ini, DEN berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat semakin kuat dalam mempercepat pemanfaatan energi terbarukan, meningkatkan efisiensi energi, serta mendukung target emisi nol bersih Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.



Komentar Via Facebook :