Home › Daerah › Menteri Kehutanan, Kapolda Riau dan Pangdam XIX Cek Restorasi Gambut Bengkalis, Karhutla Jadi Atensi
Menteri Kehutanan, Kapolda Riau dan Pangdam XIX Cek Restorasi Gambut Bengkalis, Karhutla Jadi Atensi
Keterangan Foto: Menteri Kehutanan, Kapolda Riau dan Pangdam XIX Cek Restorasi Gambut Bengkalis, Karhutla Jadi Atensi. Dok. Humas.TD/Azhar
BENGKALIS, Tabloid Diksi – Restorasi ekosistem gambut menjadi salah satu perhatian dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau langsung kawasan restorasi di Kabupaten Bengkalis.
Peninjauan berlangsung di Rumah Runding Restorasi, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Rabu (30/9/2026). Kehadiran sejumlah pejabat lintas sektor tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi dalam menjaga kawasan gambut dari ancaman kerusakan dan kebakaran.
- Baca juga:
Di lokasi, rombongan melihat kondisi kawasan restorasi serta mengikuti pembahasan mengenai pemulihan ekosistem gambut. Strategi pencegahan Karhutla juga menjadi bagian penting dalam diskusi tersebut, termasuk perlunya pemantauan dan deteksi dini di wilayah rawan.
Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa menjaga gambut membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, perguruan tinggi serta masyarakat dinilai memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Pencegahan Karhutla dan pemulihan lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci agar upaya yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Raja Juli.
Komitmen serupa disampaikan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo. TNI AD, kata dia, mendukung penguatan pencegahan Karhutla dan pelestarian lingkungan melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menambahkan, pencegahan Karhutla harus dilakukan dengan mengedepankan langkah antisipasi. Penguatan deteksi dini, pemantauan kawasan dan koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran besar.
Turut dalam kegiatan tersebut Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Haris Nur Priatno, Bupati Bengkalis, Rektor Universitas Riau, jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Dengan melihat langsung kondisi kawasan restorasi, pemerintah dan aparat diharapkan dapat memperkuat langkah pemulihan gambut sekaligus mempersempit potensi terjadinya Karhutla. Upaya tersebut diarahkan agar perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.






Komentar Via Facebook :