https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Komisi XI DPR Soroti Dugaan PHK Berkedok Transformasi Digital •   Baleg dan Pemerintah Bahas RUU Satu Data Indonesia •   DPR Setujui Pembahasan RUU EBET di Perpanjang •   Baleg Minta Kewenangan Negara atas Data Lintas Negara Diperjelas
Home › Politik › Komisi XI DPR Soroti Dugaan PHK Berkedok Transformasi Digital
Politik
Pulau Jawa & Madura

Komisi XI DPR Soroti Dugaan PHK Berkedok Transformasi Digital

Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi XI DPR Soroti Dugaan PHK Berkedok Transformasi Digital

Keterangan Foto: Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Komisi XI DPR RI meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengevaluasi tata kelola industri perbankan agar transformasi digital tidak digunakan sebagai alasan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XI DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026). RDPU tersebut digelar untuk mendengarkan aspirasi Serikat Pekerja PT Bank Maybank Indonesia (SPBMI) dan Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPI).

    Baca juga:
  • Baleg dan Pemerintah Bahas RUU Satu Data Indonesia

  • DPR Setujui Pembahasan RUU EBET di Perpanjang

  • Baleg Minta Kewenangan Negara atas Data Lintas Negara Diperjelas

Misbakhun menilai perkembangan teknologi dan penerapan kecerdasan buatan (AI) di sektor keuangan merupakan bagian dari perubahan yang tidak dapat dihindari. Namun, transformasi tersebut perlu disertai tata kelola dan peta jalan teknologi yang jelas agar tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi pekerja maupun masyarakat.

"Sektor keuangan ini penyumbang pertumbuhan paling tinggi dalam struktur ekonomi kita. Penggunaan teknologi memang sebuah keniscayaan, tetapi permasalahannya adalah siapa yang menyiapkan roadmap teknologi tersebut," ujar Misbakhun.

Ia menambahkan, persoalan digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan dampaknya terhadap tenaga kerja, tetapi juga potensi meningkatnya biaya transaksi dan administrasi perbankan yang pada akhirnya ditanggung masyarakat.

Terkait aduan pekerja Maybank, Misbakhun mengatakan Komisi XI akan meneruskannya kepada OJK, termasuk kepada bidang pengawasan perbankan dan perlindungan konsumen.

"Kita dorong agar OJK Perbankan maupun OJK bidang pengaduan masyarakat mendengarkan langsung apa yang menjadi aspirasi serikat pekerja ini," katanya.

Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansah juga mengingatkan perbankan agar tidak menggunakan digitalisasi sebagai alasan untuk mengabaikan pekerja yang telah lama mengabdi.

"Digitalisasi dan AI memang keniscayaan, tetapi jangan sampai terjadi prinsip 'habis manis sepah dibuang' bagi mereka yang sudah bekerja 10 hingga 20 tahun," ujar Charles.

Menurutnya, kesejahteraan, keadilan, dan kepastian nasib keluarga pekerja di industri perbankan perlu menjadi perhatian dalam proses transformasi digital.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai masukan serikat pekerja menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan terhadap industri keuangan. Menurutnya, evaluasi sektor perbankan tidak semestinya hanya berorientasi pada profitabilitas.

"Industri keuangan tidak boleh hanya mengejar profit, tetapi harus memperhatikan aspek people atau sumber daya manusia," kata Anis.

Dalam RDPU tersebut, SPBMI menyampaikan aduan terkait dugaan penyalahgunaan skema Performance Improvement Plan (PIP) oleh manajemen PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Menurut serikat pekerja, kebijakan tersebut diterbitkan secara sepihak dan dinilai tidak mengacu pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

SPBMI menilai kebijakan itu berpotensi digunakan sebagai bentuk intimidasi, efisiensi tenaga kerja asing (TKA), serta dugaan union busting. Sementara itu, ASPI menyoroti potensi pengurangan tenaga kerja akibat penerapan AI dan mengusulkan pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional khusus sektor keuangan. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi X DPR RIPHKTranformasi Digital
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Komisi X DPR Dorong Percepatan Pendidikan Pasca Gempa NTT

    Jumat, 21 Agu 2026 | 18:20 WIB
  • Politik

    Fikri Minta Penguatan Anggaran 2027 untuk Kesejahteraan Guru

    Minggu, 16 Agu 2026 | 16:45 WIB
  • Politik

    Komisi X DPR RI Dukung Program Renovasi Sekolah Tuntas 2029

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 16:12 WIB
  • Sorotan

    6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    Kamis, 18 Jun 2026 | 18:43 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
  • 140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:10 WIB
  • Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 | 11:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com