Home › Daerah › Ribuan Mahasiswa-Petani Kepung Kantor Agrinas di Pekanbaru, GMPB Dukung Pemberantasan Mafia Tanah
Ribuan Mahasiswa-Petani Kepung Kantor Agrinas di Pekanbaru, GMPB Dukung Pemberantasan Mafia Tanah
Keterangan Foto: Ribuan Mahasiswa-Petani Kepung Kantor Agrinas di Pekanbaru, GMPB Dukung Pemberantasan Mafia Tanah. Dok. TD/Azhar
PEKANBARU, Tabloid Diksi — Aksi ribuan mahasiswa dan petani yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu (GMPB) di Pekanbaru, Jumat (18/9/2026), membawa pesan tegas: penertiban kawasan hutan dinilai harus diikuti dengan pembongkaran jaringan dan aliran dana yang diduga berada di balik praktik mafia tanah.
Aksi damai itu digelar di kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Kota Pekanbaru. GMPB datang dengan mobil komando dan puluhan spanduk untuk menyampaikan dukungan terhadap PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas PKH sekaligus mendesak agar agenda penataan kawasan hutan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya petani.
- Baca juga:
Koordinator Umum GMPB Agel Gandiza mengatakan persoalan agraria dan kehutanan di Riau telah berlangsung selama bertahun-tahun. Karena itu, menurut dia, pemberantasan mafia tanah tidak boleh hanya menyentuh persoalan penguasaan lahan, tetapi harus mengungkap pihak-pihak yang berada di balik jaringan tersebut.
"Kami mendukung penuh seluruh langkah tegas PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas PKH dalam melaksanakan tugas negara memberantas mafia tanah di kawasan hutan, khususnya di wilayah Melayu Riau," kata Agel.
GMPB juga meminta penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh apabila ditemukan bukti tindak pidana. Mereka mendorong aparat menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan dugaan kejahatan pertanahan dan membongkar jaringan yang terlibat.
Tak hanya soal penegakan hukum, massa GMPB juga menyoroti masa depan lahan yang berhasil ditertibkan. Mereka meminta kawasan yang nantinya dikelola PT Agrinas Palma Nusantara diarahkan untuk program pemberdayaan masyarakat agar memberikan manfaat ekonomi bagi petani.
"Pastinya perusahaan untuk menjadikan ini berjalan lancar membutuhkan masyarakat dan petani, nantinya juga mahasiswa. Kami hadir memberikan dukungan dari arus bawah," ujarnya.
Agel mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola kawasan hutan. GMPB berharap penataan kawasan tidak berhenti pada aspek penguasaan lahan, tetapi berlanjut pada program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Hubungan Regional 3 PT Agrinas Palma Nusantara Jefri Tambusai menyambut positif dukungan yang disampaikan mahasiswa, petani, dan masyarakat.
Jefri mengatakan dukungan masyarakat diperlukan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program pemerintah, termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menertibkan persoalan penguasaan lahan.
"Kami mengharapkan bantuan dan dukungan selanjutnya kepada adik-adik mahasiswa, para petani dan masyarakat untuk kita bisa wujudkan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan," kata Jefri.
Ia mengajak mahasiswa, petani, dan masyarakat ikut mendukung agenda tersebut agar penataan kawasan dan program pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan.
"Mari sama-sama kita dukung program ini, dukung kami Agrinas untuk bisa mewujudkan," tutupnya.

Komentar Via Facebook :