https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika •   Kapolri Tegas! Anggota Polri yang Kedapatan Pakai Vape Bakal Disanksi •   Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN •   Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI
Home › Nasional › Kejar E20, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan dan Industri Etanol
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Kejar E20, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan dan Industri Etanol

Kamis, 17 September 2026 | 10:45 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Kejar E20, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan dan Industri Etanol

Keterangan Foto: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Ket : Ist. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi — Pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk mencapai produksi bahan bakar campuran etanol 20 persen atau E20 dalam dua tahun mendatang. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/09/2026).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran terkait segera menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mencapai target tersebut. Persiapan mencakup penyediaan lahan untuk pengembangan bahan baku etanol hingga pembangunan industri pengolahannya.

    Baca juga:
  • Kapolri Tegas! Anggota Polri yang Kedapatan Pakai Vape Bakal Disanksi

  • ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan, Warga Bisa Konsultasi Tanpa ke Kantor

  • Hadapi Musim Hujan 2026/2027, BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

“Ratas dipimpin Bapak Presiden langsung, kita membahas agar dua tahun mendatang kita sudah bisa produksi paling kurang E20. Oleh karena itu, tadi Mentan diminta menyiapkan rencana termasuk lahan dan seterusnya,” ujar Zulkifli usai mengikuti rapat.

Menurut Zulkifli, tebu menjadi bahan baku yang dinilai paling memungkinkan untuk dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan etanol. Pemerintah menyiapkan lahan sekitar 2 juta hektare yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Papua.

Sementara itu, pembangunan industri pengolahan etanol akan dilakukan oleh Danantara.

“Mengonversi etanol itu yang paling memungkinkan ternyata dari tebu. Menyiapkan lahannya lebih kurang 2 juta hektare, ada yang dari luar Jawa, ada dari Jawa, ada dari Sumatra akan disiapkan. Kemudian Danantara yang akan membangun industrinya,” kata Zulkifli.

Ia mengatakan, hasil kajian pemerintah menunjukkan target produksi E20 memungkinkan dicapai dalam dua tahun. Salah satu tantangan utama yang masih harus diselesaikan adalah ketersediaan lahan untuk pengembangan tanaman tebu.

“Setelah kita kaji dan seterusnya dimungkinkan dalam dua tahun mendatang crude oil kita sudah bisa dicampur dengan E20. Memang yang menjadi titik bottleneck adalah lahan,” ujarnya.

Zulkifli menegaskan, kebutuhan etanol untuk program E20 akan dipenuhi dari produksi dalam negeri. Pengembangan tersebut juga dirancang secara bertahap untuk meningkatkan kadar campuran etanol pada masa mendatang.

“E20 dalam negeri semuanya. Bertahap kita akan menuju E50, seperti B50. Tapi yang pertama ini E20, jangka panjang akan menuju E50,” katanya.

Terkait penyediaan lahan, pemerintah telah memetakan sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi untuk pengembangan tanaman tebu. Zulkifli menjelaskan, tebu dipilih setelah sejumlah alternatif bahan baku lain, seperti jagung dan singkong, diperhitungkan memiliki tantangan untuk dikembangkan dalam skala besar.

“Lahan, lahan yang ada. Karena tebu itu tidak semua daerah cocok. Tadi sudah dihitung kalau jagung nggak mungkin, nggak masuk hitungannya. Kemudian singkong juga dihitung-hitung tidak mudah, karena tidak bisa mekanisasi. Ketemu tebu,” pungkasnya. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

E20EtanolMenkoBidang Pangan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
  • Nasional

    Demo di DPR RI, Pemerintah Kedepankan Pendekatan Humanis

    Kamis, 27 Agu 2026 | 19:43 WIB
  • Nasional

    Menkomdigi : Konektivitas NTT Kembali Pulih Pasca Gempa

    Rabu, 19 Agu 2026 | 19:23 WIB
  • Nasional

    Kemenko Polkam Matangkan Pengukuran Indeks Integritas Partai Politik 2026

    Rabu, 05 Agu 2026 | 18:19 WIB
  • Internasional

    Indonesia Ungkap Strategi Lawan Ekstremisme Online pada Forum Kontra-Terorisme Regional

    Kamis, 25 Jun 2026 | 19:03 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #4

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #7

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #8

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:27 WIB
  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:12 WIB
  • Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Minggu, 01 Nov 2026 | 18:04 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Senin, 02 Nov 2026 | 17:04 WIB
  • Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI

    Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:57 WIB
  • Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Minggu, 01 Nov 2026 | 19:55 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com