Home › Daerah › Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar
Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar
Keterangan Foto: Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar. Dok. Humas.TD/Azhar
ROHIL, Tabloid Diksi — Program penanaman jagung dalam rangka ketahanan pangan tidak berhenti pada tahap penanaman. Di Kepenghuluan Sungai Sialang, Kecamatan Batu Hampar, Rokan Hilir, Bhabinkamtibmas bersama Bumkep Sialang Bersama turun langsung memantau pertumbuhan tanaman jagung.
Pengecekan dilakukan Selasa (15/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB di lahan Program Ketahanan Pangan seluas 2 hektare. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
- Baca juga:
Bhabinkamtibmas bersama anggota Bumkep melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman di lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pendampingan agar program budidaya jagung dapat berjalan hingga memasuki masa panen.
Hasil pengecekan menunjukkan kegiatan pemantauan pertumbuhan tanaman telah dilaksanakan. Panen tanaman jagung tersebut dijadwalkan pada Oktober 2026.
Kapolsek Batu Hampar IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H. mengatakan kepolisian melalui Bhabinkamtibmas berupaya hadir langsung mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan program ketahanan pangan.
“Pendampingan ini bukan hanya saat penanaman, tetapi juga dilakukan dengan mengecek perkembangan tanaman di lapangan. Kami ingin memastikan program ketahanan pangan yang dilaksanakan bersama Bumkep dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Irfan.
Ia menyebut lahan seluas 2 hektare tersebut menjadi salah satu lokasi yang dipantau dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Batu Hampar.
“Kami terus membangun koordinasi dengan pihak Bumkep dan masyarakat. Dengan adanya pemantauan bersama, perkembangan tanaman dapat diketahui dan berbagai kebutuhan menjelang panen bisa dipersiapkan,” ujarnya.
Irfan berharap hasil panen yang dijadwalkan pada Oktober 2026 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat desa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.






Komentar Via Facebook :