Home › Peristiwa › Aslog Kapolri Turun ke Pelalawan, 35 Brimob Riau Dikerahkan Padamkan Karhutla dengan X-Fire
Aslog Kapolri Turun ke Pelalawan, 35 Brimob Riau Dikerahkan Padamkan Karhutla dengan X-Fire
Keterangan Foto: Aslog Kapolri Turun ke Pelalawan, 35 Brimob Riau Dikerahkan Padamkan Karhutla dengan X-Fire. Dok. Humas.TD/Azhar
PELALAWAN,Tabloid Diksi — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau mendapat penguatan langsung dari Mabes Polri. Asisten Logistik Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan turun ke Kabupaten Pelalawan dan memimpin langsung penggunaan Formula X-Fire untuk membantu pemadaman Karhutla di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Jumat (11/9/2026).
Kedatangan Aslog Polri didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan serta Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa. Mereka melakukan pengecekan sekaligus melihat langsung proses penanganan Karhutla di lapangan.
- Baca juga:
Sebanyak 35 personel BKO Satbrimob Polda Riau dikerahkan untuk memperkuat operasi. Kekuatan tersebut bekerja bersama personel Polres Pelalawan, Polsek rayonisasi, TNI, BPBD, pemerintah daerah dan stakeholder terkait.
Dalam operasi itu, Formula X-Fire Polri digunakan untuk membantu pemadaman di lahan yang terdampak Karhutla. Pengaplikasiannya dilakukan dengan metode penyemprotan spiral yang ditujukan membantu menjangkau lapisan gambut.
Dukungan logistik juga diberikan. Aslog Polri menyalurkan sebanyak 300 jerigen Formula X-Fire berkapasitas 20 liter untuk menunjang operasi penanganan Karhutla di Kabupaten Pelalawan.
Formula tersebut menggunakan bahan dasar CPO dan tepung tapioka. Penggunaan X-Fire menjadi salah satu bentuk dukungan operasional Polri dalam memperkuat upaya pemadaman, terutama menghadapi karakter lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa menegaskan bahwa pasukannya siap memberikan dukungan maksimal dalam operasi Karhutla.
“Brimob Polda Riau siap mendukung setiap langkah penanganan Karhutla melalui pengerahan personel, sarana, dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, kecepatan pemadaman harus berjalan beriringan dengan sinergi lintas instansi.
“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur agar api dapat dikendalikan dengan cepat dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” katanya.
Turunnya langsung jajaran Mabes Polri, Polda Riau dan Brimob di lokasi menunjukkan penanganan Karhutla di Pelalawan menjadi perhatian serius. Operasi terpadu pun terus diperkuat untuk mengendalikan api sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.






Komentar Via Facebook :