https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra •   Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama •   Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap •   Bukan Sekadar Gelper, Dugaan Perjudian 'Doraemon' Pekanbaru Perlu Diusut Tuntas
Home › Peristiwa › Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra
Peristiwa
Pulau Jawa & Madura

Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

Kamis, 10 September 2026 | 23:05 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

Keterangan Foto: Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara, Tuhu Bangun yang juga dijuluki Gus Tuh. TD/YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – PT Agrinas Palma Nusantara melakukan pembenahan tata kelola perkebunan dengan menghentikan pola Kerja Sama Operasional (KSO) dan mengalihkannya ke pola vendorisasi, kemitraan koperasi masyarakat, serta pengelolaan lahan sementara.

Keterangan yang diperoleh redaksi Tabloid Diksi melalui Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara, Tuhu Bangun yang juga dijuluki Gus Tuh setelah tugas di Surabaya Jawa Timur bersama Gus Kikin Tebu Ireng Jombang, meluruskan sejumlah pemberitaan di beberapa media terkait kebijakan pemutusan KSO yang dilakukan perusahaan.

    Baca juga:
  • Bukan Sekadar Gelper, Dugaan Perjudian 'Doraemon' Pekanbaru Perlu Diusut Tuntas

  • Polsek Batu Hampar Ingatkan Warga Sungai Sialang soal Hoaks, Narkoba dan Karhutla

  • Tak Ada Sinyal, Air Terbatas, Medan Terjal: Kapolres Kampar dan Tim Jinakkan Karhutla

Menurut Tuhu, keputusan penghentian KSO merupakan bagian dari evaluasi dan pembenahan tata kelola perkebunan. Ia menyebut terdapat sejumlah persoalan yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menghentikan pola kerja sama tersebut.

“Pola kita memutus KSO karena tidak ada target produksi,” ujar Tuhu, Kamis (10/9) malam di Jakarta.

Selain itu, Tuhu menyebut penerima KSO dalam praktiknya dapat menjadi agen besar. Ia juga menyoroti kondisi tanaman kelapa sawit dan areal kebun yang menurutnya tidak terpelihara secara optimal.

“Tanaman kelapa sawit hancur karena hanya diperkosa pokok sawitnya, sedangkan areal tidak dibabat atau dibersihkan,” tegasnya.

Tuhu bahkan menyebut perubahan kebijakan tersebut membuat pihak-pihak yang selama ini berkepentingan dengan pola KSO merasa terganggu.

“Kebijakan pemutusan KSO menjadi vendorisasi dan pengelolaan sementara membuat mafia KSO menggelepar,” ungkapnya.

Tuhu menjelaskan, setelah pola KSO dihentikan, Agrinas Palma Nusantara menerapkan beberapa mekanisme pengelolaan baru.

Pertama, mitra vendorisasi pekerjaan, yang meliputi pekerjaan tunas, panen, pembersihan gawangan hingga pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS).

Kedua, kemitraan dengan koperasi masyarakat yang ada. Pola ini menjadi salah satu bentuk pelibatan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan perkebunan.

Ketiga, pengelolaan lahan sementara untuk memastikan aset perusahaan tetap terjaga selama proses penataan berlangsung.

Menurut Tuhu, pengelolaan sementara tersebut penting untuk memastikan tanaman tidak dicuri maupun dirusak serta menjaga TBS agar tidak dicuri atau dijarah ketika masih berada di pokok tanaman.

Salah satu perubahan utama dalam pola pengelolaan baru adalah penerapan target produksi yang wajib dicapai oleh mitra.

Tuhu menegaskan, setiap mitra yang terlibat memiliki kewajiban produksi dan hasil pencapaiannya wajib dilaporkan kepada Agrinas.

“Program ini semuanya ada target. Ada kewajiban produksi mitra yang wajib dicapai untuk dilaporkan kepada Agrinas,” jelasnya.

Dengan sistem tersebut, perusahaan dapat melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja mitra berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Menutup penyampaiannya, Tuhu Bangun menegaskan bahwa keberadaan Agrinas harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga aset dan kekayaan negara.

“Agrinas hadir bermanfaat untuk rakyat, meningkatkan perekonomian kerakyatan yang berkelanjutan. Agrinas hadir mendukung Asta Cita Bapak Presiden RI guna swasembada pangan, energi dan air.”

Menurutnya, Agrinas merupakan kekayaan negara yang harus diselamatkan dan dijaga keberlangsungannya melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara benar dan sesuai ketentuan.

“Agrinas adalah kekayaan negara yang harus diselamatkan keberlangsungannya dengan tata kelola GCG secara benar sesuai ketentuan,” tegas Tuhu.

Ia pun meminta seluruh pemangku kepentingan atau stakeholders untuk bersama-sama mendukung langkah pembenahan yang dilakukan Agrinas.

“Saya memohon kepada seluruh stakeholders, kiranya bersama Agrinas melawan kepentingan besar yang menghambat keputusan pemerintah dalam meningkatkan kekayaan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Tuhu Bangun mengakhiri penyampaiannya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen manajemen Agrinas Palma Nusantara untuk melakukan penataan pola pengelolaan perkebunan dengan sistem yang lebih terukur, memiliki target produksi, menjaga aset negara serta membuka ruang kemitraan yang lebih luas bagi masyarakat.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Agrinas Palma Nusantara Tuhu Bangun KSO vendorisasi koperasi masyarakat perkebunan kelapa sawit
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 | 22:12 WIB
  • Hukum

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Kamis, 10 Sep 2026 | 21:17 WIB
  • Peristiwa

    Bukan Sekadar Gelper, Dugaan Perjudian 'Doraemon' Pekanbaru Perlu Diusut Tuntas

    Kamis, 10 Sep 2026 | 19:57 WIB
  • Daerah

    Misharti Lantik Ahmad Jais Jadi Kades PAW Desa Baru, Nakhoda Baru Diminta Rangkul Warga

    Kamis, 10 Sep 2026 | 15:48 WIB
  • Peristiwa

    Polsek Batu Hampar Ingatkan Warga Sungai Sialang soal Hoaks, Narkoba dan Karhutla

    Kamis, 10 Sep 2026 | 15:33 WIB

Terpopuler

  • #1

    Ny. Kiky Boby Bantu Renovasi Masjid Nurul Hikmah Dusun V Torok, Minta Warga Doakan Kapolres Kampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 15:39 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 - 22:40 WIB
  • #4

    Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polisi Sita Sabu 3,06 Gram di Batu Hampar

    Rabu, 26 Agu 2026 - 11:05 WIB
  • #5

    Pengedar Sabu di Rengat Ditangkap, 29 Paket Seberat 11,31 Gram Disita Polisi

    Senin, 31 Agu 2026 - 15:15 WIB
  • #6

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #7

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #8

    Cegah Karhutla Berulang, Pemprov Riau Akan Libatkan Seluruh Desa dalam Rakor

    Senin, 31 Agu 2026 - 19:24 WIB
  • #9

    Hari Keempat Karhutla, Tim Gabungan Buru Hotspot Tersembunyi di Lahan Gambut Jalan Sidorukun Payung Sekaki

    Rabu, 26 Agu 2026 - 19:12 WIB

HUKRIM

  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Kamis, 10 Sep 2026 | 21:17 WIB
  • Polisi Kepung Jalur Laut Bantan, 65 Bungkus Diduga Sabu dan 3 Orang Diamankan

    Polisi Kepung Jalur Laut Bantan, 65 Bungkus Diduga Sabu dan 3 Orang Diamankan

    Kamis, 10 Sep 2026 | 10:47 WIB
  • Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 | 23:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com