Home › Daerah › Bukan Sekadar Silaturahmi, Lapas Pekanbaru Siapkan Respons Cepat Bencana
Bukan Sekadar Silaturahmi, Lapas Pekanbaru Siapkan Respons Cepat Bencana
Keterangan Foto: Bukan Sekadar Silaturahmi, Lapas Pekanbaru Siapkan Respons Cepat Bencana. TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi – Lapas Kelas IIA Pekanbaru memperketat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana dan kebakaran. Salah satu langkahnya dengan memperkuat sinergi bersama BPBD dan DPKP Kota Pekanbaru melalui koordinasi lintas instansi, Senin (7/9/2026).
Jajaran Pemasyarakatan tidak ingin menunggu bencana terjadi baru mengambil langkah. Jalur komunikasi dan dukungan penanganan darurat disiapkan sejak dini agar keselamatan warga binaan, petugas dan aset pemasyarakatan tetap terlindungi apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
- Baca juga:
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Eko Ari Wibowo hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru dan Kepala Rumah Tahanan Negara Pekanbaru.
Koordinasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan UPT Pemasyarakatan dalam menghadapi potensi bencana dan kabut asap.
Bersama BPBD, jajaran Pemasyarakatan membahas langkah mitigasi dan penanganan berbagai potensi bencana. Sementara koordinasi dengan DPKP difokuskan pada kesiapan menghadapi kebakaran, pemadaman, penyelamatan serta kemungkinan kondisi yang membutuhkan respons cepat.
Eko menilai kesiapan menghadapi bencana tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan internal Lapas. Diperlukan sinergi dengan instansi yang memiliki kompetensi dan kewenangan agar setiap keadaan darurat dapat ditangani secara terpadu.
“Yang paling penting adalah komunikasi dan respons cepat. Kita ingin ketika terjadi kondisi darurat, seluruh pihak sudah mengetahui apa yang harus dilakukan dan dapat bergerak secara cepat serta tepat,” tegas Eko Ari Wibowo.
Ia menambahkan, koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan deteksi dini di lingkungan pemasyarakatan. Dengan komunikasi yang terbangun sebelum kejadian, potensi kepanikan dan risiko korban dapat diminimalkan.
Selain kesiapsiagaan teknis, pertemuan tersebut juga mempererat hubungan kelembagaan antara Lapas Pekanbaru dengan BPBD dan DPKP Kota Pekanbaru. Kerja sama lintas sektor dinilai menjadi kunci karena penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi dan pembagian tugas yang jelas.
Jajaran Pemasyarakatan berkomitmen menjaga komunikasi secara berkala dengan BPBD, DPKP dan instansi terkait lainnya. Langkah ini diharapkan membuat Lapas Pekanbaru semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan, mulai dari kebakaran hingga bencana lainnya, dengan respons yang cepat, terukur dan sesuai prosedur.




Komentar Via Facebook :