Home › Peristiwa › 25 Mahasiswa UMRI Tinggalkan Jejak di Tuah Negeri, Kebun TOGA Diserahkan ke Warga
25 Mahasiswa UMRI Tinggalkan Jejak di Tuah Negeri, Kebun TOGA Diserahkan ke Warga
Keterangan Foto: 25 Mahasiswa UMRI Tinggalkan Jejak di Tuah Negeri, Kebun TOGA Diserahkan ke Warga. TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi – Sebanyak 25 mahasiswa KKN Kelompok 10 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) meninggalkan jejak pengabdian di Kelurahan Tuah Negeri, Kota Pekanbaru. Mereka menyerahkan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada pihak kelurahan pada Minggu (30/8/2026).
Kebun tersebut dibangun mahasiswa bersama masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Selain memperindah lingkungan, keberadaan kebun diharapkan menjadi ruang edukasi bagi warga untuk mengenal berbagai tanaman obat dan herbal yang tumbuh di sekitar mereka.
- Baca juga:
Beragam tanaman ditanam di lokasi tersebut, mulai dari jahe merah, kunyit hitam, kencur, serai, lidah buaya, sirih, binahong, kumis kucing, keji beling hingga pohon jarak.
Ketua KKN Kelompok 10 UMRI, Dimetria Ananta, mengatakan kebun TOGA merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa yang diharapkan memiliki manfaat jangka panjang.
“Program pengabdian akan lebih bermakna apabila dapat diteruskan dan memberikan manfaat setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN,” ujar Dimetria.
Selama proses pengerjaan, mahasiswa tidak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan masyarakat mulai dari menyiapkan lahan, melakukan penanaman, menata kebun hingga mengenalkan jenis dan manfaat tanaman yang ditanam.
Ketua PKK Kelurahan Tuah Negeri, Rohana, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. Ia berharap kebun tersebut tetap dirawat sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan yang sederhana namun bernilai.
Ketua RW 01 Iwan Saputra dan Ketua RT 01 Damrizal juga mendukung keberlanjutan program tersebut. Mereka meminta masyarakat ikut menjaga kebun agar tetap terawat dan tidak berhenti sebagai proyek sementara.
Penyerahan kebun TOGA itu akhirnya menjadi simbol bahwa KKN bukan hanya soal kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi juga tentang meninggalkan sesuatu yang bisa terus dimanfaatkan.
Dari lahan sederhana, mahasiswa UMRI bersama warga membangun sebuah kebun. Kini, setelah diserahkan, keberlanjutannya berada di tangan masyarakat Tuah Negeri.


Komentar Via Facebook :