Home › Peristiwa › Lahan Terbakar, Polsek Payung Sekaki dan Tim Gabungan Tak Mau Kecolongan Bara di Gambut
Lahan Terbakar, Polsek Payung Sekaki dan Tim Gabungan Tak Mau Kecolongan Bara di Gambut
Keterangan Foto: Lahan Terbakar, Polsek Payung Sekaki dan Tim Gabungan Tak Mau Kecolongan Bara di Gambut. TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi — Bara tersembunyi di balik lapisan gambut menjadi perhatian serius jajaran Polsek Payung Sekaki. Setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan kembali menyisir dan mendinginkan lahan bekas terbakar seluas sekitar 2,5 hektare di Jalan Riau Ujung Baru, Gang Syeh Siti Jenar, Kelurahan Air Hitam, Sabtu (29/8/2026).
Dipimpin Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol, S.H., M.M., puluhan personel gabungan turun langsung sejak pukul 08.00 WIB. Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD Kota Pekanbaru, MPA, kecamatan dan kelurahan.
- Baca juga:
Sebanyak tiga mesin Menistrake, dua kendaraan operasional dan 15 roll selang 1,5 inci digunakan untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan. Petugas melakukan penyiraman menyeluruh atau soaking pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.
Tak ingin kecolongan, petugas kemudian membongkar sejumlah bagian gambut dan mengurai vegetasi lapuk menggunakan cangkul, garu serta peralatan manual lainnya. Cara itu dilakukan untuk membuka lapisan tanah sehingga air bisa masuk lebih dalam dan memutus bara yang berpotensi kembali menjadi api.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol menegaskan, keberhasilan mengendalikan api bukan berarti pekerjaan selesai. Pendinginan harus dilakukan sampai tidak ditemukan lagi bara maupun titik asap yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Api sudah berhasil kami kendalikan. Tetapi karena lahannya gambut, kami masih menemukan titik asap dari sisa vegetasi di bawah permukaan. Karena itu kami akan kembali melakukan pendinginan dan pengecekan secara menyeluruh," tegas Rafidin.
Petugas menghadapi medan yang cukup berat. Akses menuju lokasi harus ditempuh melalui jalur darat dan berjalan kaki, sementara struktur gambut cukup dalam dan kering. Kondisi semakin menantang karena persediaan air terbatas serta cuaca panas dan angin yang cukup kencang.
Hingga pukul 18.00 WIB, kondisi api dinyatakan terkendali dan kegiatan berjalan aman serta lancar. Namun, pendinginan belum dinyatakan tuntas karena masih terdapat asap dari lapisan bawah gambut.
Tim gabungan dijadwalkan kembali ke lokasi pada Minggu (30/8/2026) pukul 08.00 WIB. Sementara itu, pemilik lahan masih dalam penyelidikan guna memastikan penyebab dan kronologi terjadinya kebakaran.
Polsek Payung Sekaki bersama seluruh unsur terkait memastikan area tersebut terus dipantau agar bara yang tersisa tidak kembali menyala dan menyebabkan kebakaran meluas.






Komentar Via Facebook :