https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Prabowo Percepat Revitalisasi Lebih dari 200 Museum dan Situs Budaya •   RUU Sisdiknas Bakal Atur Penyetaraan Ijazah Luar Negeri •   Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan •   Prabowo Tunjuk Satyawan Pudyatmoko Pimpin Badan Gambut dan Mangrove Nasional
Home › Daerah › Pemprov Riau Tegaskan Karhutla Tak Bisa Ditangani Sendirian, Perusahaan Diminta Sigap Cegah Api Meluas
Daerah
Pekanbaru

Pemprov Riau Tegaskan Karhutla Tak Bisa Ditangani Sendirian, Perusahaan Diminta Sigap Cegah Api Meluas

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:50 WIB,  
Penulis : Azhar
Pemprov Riau Tegaskan Karhutla Tak Bisa Ditangani Sendirian, Perusahaan Diminta Sigap Cegah Api Meluas

Keterangan Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. TD/Azhar

PEKANBARU,Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak bisa dilakukan sendiri. Sinergi pemerintah, TNI/Polri, perusahaan pemegang konsesi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan perusahaan, khususnya yang memiliki wilayah konsesi, harus memperkuat pencegahan serta memastikan respons awal terhadap setiap indikasi kebakaran berjalan cepat dan optimal. Penegasan itu disampaikannya di Polda Riau, Kamis (27/8/2026).

    Baca juga:
  • HUT ke-27 Kuansing, DPRD Dorong Pembangunan Merata di Tengah Keterbatasan Anggaran

  • Mahasiswa UHTP dan IAI Sulthan Syarif Hasyim Bergerak Lawan Dampak Karhutla

  • Perkuat Pembinaan Spiritual, Kalapas Pekanbaru Ingatkan Warga Binaan Tak Terjebak Kesalahan Masa Lalu

Menurut SF Hariyanto, perusahaan memiliki pemahaman lebih detail mengenai karakteristik wilayah yang dikelolanya, mulai dari akses menuju sumber air, kesiapan personel hingga ketersediaan peralatan pemadam. Karena itu, setiap hotspot maupun tanda awal kebakaran diminta segera ditindaklanjuti sebelum berubah menjadi titik api yang lebih besar.

"Arah kolaborasi yang ingin kita bangun sangat sederhana. Pada wilayah konsesi, perusahaan wajib memastikan langkah pencegahan dan respons awal berjalan optimal. Setiap hotspot harus ditangani sebelum menjadi titik api besar," ujar SF Hariyanto.

Ia menegaskan perusahaan di sekitar kawasan rawan Karhutla merupakan salah satu mitra terdekat Satgas. Dukungan personel dan peralatan dari perusahaan diharapkan dapat mempercepat pemadaman, terutama ketika kebakaran berpotensi merembet ke lahan masyarakat maupun kawasan lainnya.

Namun, kolaborasi tersebut bukan berarti menghilangkan tanggung jawab masing-masing pihak. Pemerintah tetap menjalankan fungsi pengawasan dan koordinasi, sedangkan perusahaan wajib memastikan wilayah yang menjadi tanggung jawabnya dalam kondisi siap menghadapi ancaman Karhutla.

Pemprov Riau juga akan mengevaluasi tingkat kepatuhan dan kesiapsiagaan perusahaan. Perusahaan yang aktif melakukan pencegahan dan membantu penanganan Karhutla akan mendapat apresiasi, sementara kekurangan yang ditemukan di lapangan diminta segera diperbaiki.

"Kami akan bersikap adil. Perusahaan yang patuh, siap, dan aktif membantu penanganan Karhutla tentu patut kita berikan apresiasi. Namun, perusahaan yang masih memiliki kekurangan harus segera melakukan perbaikan," tegasnya.

Di sisi lain, SF Hariyanto mengingatkan bahwa sinergi bukan berarti penegakan hukum dikesampingkan. Perusahaan maupun pihak lain yang terbukti melakukan pelanggaran terkait Karhutla tetap akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Bahkan, apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam terjadinya kebakaran, proses hukum akan dilakukan secara tegas. Pemerintah memastikan upaya pencegahan dan kolaborasi berjalan beriringan dengan pengawasan serta penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar.

"Terhadap perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran atau unsur kesengajaan, penanganan hukum akan dilaksanakan tegas sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

SF Hariyanto berharap seluruh unsur terus memperkuat koordinasi menghadapi ancaman Karhutla di Riau. Ia menekankan keterlibatan pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga lingkungan sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan warga dari dampak asap Karhutla.

"Mari kita bekerja sama dan saling menguatkan untuk menjaga Riau dari kebakaran hutan dan lahan, serta melindungi keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat," pungkasnya.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Gubernur Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #9

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB

HUKRIM

  • Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Senin, 12 Okt 2026 | 18:20 WIB
  • Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Senin, 12 Okt 2026 | 16:49 WIB
  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Senin, 12 Okt 2026 | 15:39 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Senin, 12 Okt 2026 | 22:36 WIB
  • Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Minggu, 11 Okt 2026 | 20:02 WIB
  • Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Jumat, 09 Okt 2026 | 20:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com