Home › Daerah › Tak Mau Warga Binaan Terpapar Asap, Lapas Pekanbaru Bergerak Cepat
Tak Mau Warga Binaan Terpapar Asap, Lapas Pekanbaru Bergerak Cepat
Keterangan Foto: Lapas Kelas IIA Bagikan Masker ke Warga Binaan. Dok. Humas.TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru tak mau mengambil risiko di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seluruh warga binaan langsung dibekali masker sebagai langkah cepat mencegah gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara.
Kebijakan tersebut dilakukan atas perintah Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Eko Ari Wibowo. Jajaran Binadik dan Pengamanan diminta memastikan tidak ada satu pun warga binaan yang luput dari pembagian masker.
- Baca juga:
“Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap kesehatan warga binaan. Kondisi hunian yang cukup padat membuat langkah pencegahan harus dilakukan secara maksimal. Masker menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko paparan asap,” ujar Eko.
Pembagian masker dipimpin Kepala Seksi Binadik Ridho Kurniawan bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Veazanol Kosuma dan Kepala Seksi Keamanan dan Tata Tertib Heru Prabowo. Petugas mendatangi warga binaan dan memastikan masker digunakan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar kamar.
Lapas Pekanbaru juga mengaktifkan langkah antisipasi lainnya. Dokter dan tenaga kesehatan disiagakan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya paparan asap, memantau kondisi kesehatan serta memberikan penanganan medis apabila ditemukan warga binaan yang mengalami keluhan.
Bagi warga binaan, langkah tersebut menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung. Ahmad, salah seorang warga binaan, mengaku bersyukur karena petugas memberikan perlindungan di tengah kondisi kabut asap.
“Kami merasa diperhatikan. Semoga masker bisa diberikan secara berkala sampai kabut asap akibat karhutla benar-benar mereda,” katanya.
Dengan langkah tersebut, Lapas Kelas IIA Pekanbaru memastikan perlindungan kesehatan tetap menjadi prioritas. Kesiapsiagaan akan terus dilakukan selama dampak kabut asap masih berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan warga binaan maupun petugas.


Komentar Via Facebook :