https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Malam Mencekam di Bukit Raya! Satu Rumah Terbakar, 3 Damkar Turun dan Wali Kota Cek Lokasi •   Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Kampar, GPM Riau Desak Dapur Ditutup dan Diusut •   Kemensetneg Apresiasi 63 ASN yang Masuki Purna Tugas •   300 Massa KNPI Riau Kepung Kejati, Desak Kasus PT Musim Mas Segera Disidangkan
Home › Daerah › Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Kampar, GPM Riau Desak Dapur Ditutup dan Diusut
Daerah
Pekanbaru

Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Kampar, GPM Riau Desak Dapur Ditutup dan Diusut

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB,  
Penulis : Azhar
Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Kampar, GPM Riau Desak Dapur Ditutup dan Diusut

Keterangan Foto: Sekretaris DPD GPM Riau Yohana Lase. TD/Azhar

PEKANBARU,Tabloid Diksi — Dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa di Kabupaten Kampar, Riau, setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), memicu desakan keras agar pengelola segera melakukan evaluasi total. Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Riau meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur MBG yang berkaitan dengan kejadian tersebut hingga seluruh pemeriksaan dinyatakan tuntas.

Sekretaris DPD GPM Riau, Yohana Lase, menegaskan keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah jumlah korban bertambah.

    Baca juga:
  • KPU Riau Buka Ruang Publik, Standar Layanan PPID Dibedah

  • Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Soroti Data Pemilih dan Dapil, Generasi Muda Disiapkan Kawal Demokrasi

  • Pemko Pekanbaru Siapkan Bantuan untuk 342 MDTA, Siswa Ditargetkan Bisa Belajar Gratis

“Kalau sudah ada puluhan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG, jangan tunggu korban bertambah. Dapur yang berkaitan dengan kejadian ini harus dihentikan dulu, diperiksa, dan dipastikan aman sebelum kembali beroperasi,” tegas Yohana, Kamis (20/8/2026).

GPM Riau menilai pemeriksaan tidak boleh berhenti pada pengambilan sampel makanan. Seluruh rantai penyediaan makanan harus ditelusuri, mulai dari kualitas bahan baku, penyimpanan, kebersihan dapur dan peralatan, proses memasak, kondisi pekerja, pengemasan hingga distribusi makanan kepada siswa.

“Jangan hanya mengambil sampel makanan. Periksa seluruh prosesnya. Harus jelas apa yang terjadi, di mana letak masalahnya, dan siapa yang bertanggung jawab jika memang ditemukan kelalaian,” ujarnya.

Tak hanya meminta evaluasi, GPM Riau juga mendesak aparat penegak hukum turun tangan apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum. Menurut Yohana, persoalan tersebut tidak boleh berakhir sebatas evaluasi administratif jika nantinya ditemukan pihak yang harus bertanggung jawab.

“Kalau memang ditemukan pelanggaran hukum atau kelalaian, jangan berhenti pada evaluasi administratif. Harus ada proses hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab,” katanya.

Di tengah proses pemeriksaan, GPM Riau meminta seluruh siswa yang terdampak mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan secara menyeluruh. Penanganan korban dinilai harus berjalan beriringan dengan penyelidikan penyebab kejadian.

“Yang paling utama sekarang adalah kondisi anak-anak. Mereka harus mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan sampai benar-benar pulih. Jangan sampai keluarga korban justru dibebani biaya akibat kejadian ini,” tegas Yohana.

Ia juga meminta BGN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG lainnya di Riau. Pengawasan, kata dia, tidak boleh bersifat reaktif setelah muncul korban.

“BGN harus memastikan dapur MBG benar-benar memenuhi standar keamanan pangan. Jangan sampai makanan yang diberikan kepada anak-anak justru menimbulkan persoalan baru. Pengawasan harus dilakukan sebelum ada kejadian, bukan setelah ada korban,” ujarnya.

GPM Riau menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan dugaan keracunan tersebut dan mendorong hasil pemeriksaan disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Dapur yang berkaitan dengan kejadian harus dihentikan sementara, korban harus mendapatkan penanganan, penyebabnya harus diungkap, dan kalau ditemukan pelanggaran, proses hukum harus dilakukan. Keselamatan anak-anak tidak boleh menjadi hal yang bisa ditawar,” tutup Yohana Lase.

 

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

# DPD GPM Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #3

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    TPK Desa Alam Panjang Turun ke Sekolah Gaungkan GATI, Dorong Peran Ayah dalam Mendidik Anak

    Rabu, 05 Agu 2026 - 15:43 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #8

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #9

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB

HUKRIM

  • Duduk di Balai Belakang Rumah Berujung Bui, 22 Paket Sabu Disita Polisi

    Duduk di Balai Belakang Rumah Berujung Bui, 22 Paket Sabu Disita Polisi

    Kamis, 20 Agu 2026 | 08:03 WIB
  • Niat Bakar Kayu Berujung Perkara Hukum, Pria di Tarai Bangun Ditangkap Polisi

    Niat Bakar Kayu Berujung Perkara Hukum, Pria di Tarai Bangun Ditangkap Polisi

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:41 WIB
  • Api Membakar 0,5 Hektare Lahan di Bengkalis, Dua Orang Kini Jadi Tersangka

    Api Membakar 0,5 Hektare Lahan di Bengkalis, Dua Orang Kini Jadi Tersangka

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:27 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:07 WIB
  • PBB Pekanbaru Turun, PAD Tetap Tumbuh

    PBB Pekanbaru Turun, PAD Tetap Tumbuh

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:02 WIB
  • Pertamina Beri Harga Khusus BBM, Diskon Rp450 per Liter Selama Promo Kemerdekaan

    Pertamina Beri Harga Khusus BBM, Diskon Rp450 per Liter Selama Promo Kemerdekaan

    Selasa, 18 Agu 2026 | 18:05 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com