Home › Peristiwa › Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis
Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis
Keterangan Foto: Personel Gabungan Padamkan Api di Lokasi Kebakaran di SKA.TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi — Kobaran api melahap sekitar 1 hektare lahan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Rabu (19/8/2026). Angin kencang membuat api cepat merambat hingga memaksa tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.30 WIB setelah warga melihat kepulan asap dari area lahan yang dipenuhi semak belukar dan tanaman pohon jati bontang. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol, S.H., M.M.
- Baca juga:
Tak ingin api semakin meluas, Kapolsek langsung mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan Damkar serta BPBD Kota Pekanbaru. Petugas gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Saksi Alit Dedih melihat api pertama kali muncul dari pinggiran area tanaman jati bontang. Api kemudian membesar dan merambat dengan cepat. Upaya pemadaman awal bersama warga menggunakan peralatan seadanya sempat terkendala karena hembusan angin cukup kencang.
Sebanyak 9 personel Polri, 1 personel TNI, 8 personel BPBD, 6 petugas Damkar dan 5 masyarakat dikerahkan. Satu unit mobil Damkar dan satu unit mesin mini strike turut digunakan untuk menekan kobaran api.
Sekitar pukul 15.30 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, petugas tetap melakukan pendinginan dan penyisiran di sekitar lahan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang dapat kembali menyulut kebakaran.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol mengatakan kecepatan penanganan menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas.
“Begitu menerima informasi, kami langsung bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Kami tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena kondisi lahan dan angin dapat memicu munculnya api kembali,” kata Rafidin.
Rafidin menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Masyarakat di sekitar lokasi juga diminta segera melapor apabila melihat asap atau titik api sekecil apa pun.
“Kami mengimbau masyarakat jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan menunggu api membesar baru melapor. Sekecil apa pun titik api, segera informasikan agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegasnya.


Komentar Via Facebook :