Home › Daerah › 17 Ketua RW dan 66 Ketua RT di Kulim Dikukuhkan, Camat: Layani Warga dengan Sepenuh Hati
17 Ketua RW dan 66 Ketua RT di Kulim Dikukuhkan, Camat: Layani Warga dengan Sepenuh Hati
Keterangan Foto: Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik dan mengukuhkan Ketua RT dan RW Kecamatan Kulim dalam kegiatan di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam. TD/YS/pekanbaru.go.id.
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Kecamatan Kulim terus memperkuat pelayanan masyarakat hingga tingkat lingkungan. Sebanyak 17 Ketua RW dan 66 Ketua RT di Kecamatan Kulim resmi dilantik dan dikukuhkan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam.
Selain pengukuhan Ketua RT dan RW, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan 244 pengurus Dasa Wisma. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
- Baca juga:
Camat Kulim Fajri Adha mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu momen yang telah lama dinantikan para Ketua RT dan RW di wilayahnya. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Menurutnya, pihak kecamatan sebelumnya memperkirakan sekitar 1.000 orang akan menghadiri kegiatan. Namun, jumlah warga yang datang justru mendekati 2.000 orang.
"Ini acara yang ditunggu-tunggu seluruh ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim. Buktinya, kami mengundang sekitar 1.000 orang, tetapi yang hadir hampir 2.000 orang. Apalagi wali kota hadir, warga tentu sangat antusias," katanya.
Saat ini, Kecamatan Kulim tercatat memiliki 55 RW dan 189 RT. Pengukuhan yang berlangsung kali ini menjadi bagian dari proses penataan kepengurusan di tingkat lingkungan, termasuk kelompok Dasa Wisma.
Fajri menyebut proses pemilihan Ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim berlangsung cukup dinamis. Menurut dia, kondisi tersebut justru memperlihatkan bahwa posisi Ketua RT dan RW semakin mendapat perhatian dan kepercayaan dari masyarakat.
"Kalau tidak ada dinamika, semuanya berjalan santai, berarti ketua RT dan RW tidak diminati. Sekarang, menjadi ketua RT dan RW justru menjadi kebanggaan. Meskipun sebagian besar pekerjaannya bersifat sosial," ujar Fajri.
Ia kemudian mengingatkan para Ketua RT dan RW yang baru dikukuhkan agar menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, tugas di tingkat lingkungan merupakan bentuk pengabdian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Layanilah warga dengan sepenuh hati. Kita bekerja bukan karena apa-apa, tetapi hanya mengharapkan rida Allah. Kalau rida Allah sudah kita dapatkan, mudah-mudahan hati pemimpin dan warga juga akan kita dapatkan," tutur Fajri.
Fajri juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antara pemerintah kecamatan, kelurahan, RT, RW, Dasa Wisma, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi salah satu kunci agar program Pemerintah Kota Pekanbaru dapat berjalan secara maksimal hingga ke tingkat masyarakat.
"Kalau kita kompak dan bekerja sama untuk mendorong program Pemko Pekanbaru, Kecamatan Kulim bisa semakin sejahtera. Syaratnya hanya satu, kompak," tegasnya.
Ia menilai keberadaan ratusan RT dan RW serta kelompok Dasa Wisma merupakan kekuatan besar dalam membantu pemerintah menjangkau masyarakat. Jaringan tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai kebijakan dan program pemerintah dapat tersampaikan serta dirasakan langsung oleh warga.
Fajri menegaskan pemerintah kecamatan maupun kelurahan tidak dapat menjalankan seluruh tugas pembangunan dan pelayanan masyarakat seorang diri. Karena itu, dukungan dari Ketua RT, RW dan kelompok masyarakat, termasuk ibu-ibu Dasa Wisma, sangat diperlukan.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Camat tidak mungkin bekerja sendiri, lurah juga tidak mungkin. Tanpa bantuan ibu-ibu di tingkat terkecil dan tanpa bantuan bapak-bapak ketua RT dan RW, kami bukan apa-apa," ungkap Fajri.
Ia berharap seluruh Ketua RT, RW dan pengurus Dasa Wisma yang telah dikukuhkan dapat membangun kerja sama yang solid. Seluruh unsur tersebut diharapkan bergerak dalam satu arah bersama pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Kulim.
Fajri mengibaratkan kecamatan, kelurahan, RT, RW dan Dasa Wisma sebagai satu kesatuan yang harus saling mendukung dalam menjalankan program pemerintah.
"Kita ikut membantu menjalankan program pemerintah di Kecamatan Kulim. Karena itu, mari kita bekerja sama dan saling membantu untuk mewujudkan warga Kulim yang lebih sejahtera," pungkasnya.






Komentar Via Facebook :