https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD •   Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun •   Sat Binmas Polres Kampar Perkuat Bhabinkamtibmas, Green Policing hingga Perlisus Jadi Sorotan •   Prabowo Perintahkan Percepatan Penyelesaian IEU-CEPA
Home › Nasional › Dari Survey, Menkeu Purbaya Raih Nilai Positif Tertinggi dari Masyarakat
Nasional

Dari Survey, Menkeu Purbaya Raih Nilai Positif Tertinggi dari Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:30 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Dari Survey, Menkeu Purbaya Raih Nilai Positif Tertinggi dari Masyarakat

Keterangan Foto: Survey IPO. TD/YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah menunjukkan dinamika yang beragam. Di tengah perhatian publik terhadap kondisi ekonomi dan pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh penilaian positif tertinggi dibandingkan sejumlah menteri lainnya.

 

    Baca juga:
  • Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

  • Prabowo Perintahkan Percepatan Penyelesaian IEU-CEPA

  • Pimpin ACW, Indonesia Perkuat Diplomasi Kolektif ASEAN

Temuan tersebut tercermin dalam hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk Evaluasi Kebijakan Publik dan Stabilitas Sosial-Politik Nasional Periode Agustus 2026 yang dirilis di Jakarta pada Sabtu (8/8/2026).

 

Survei tersebut dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan, penerimaan, kepercayaan, serta persepsi masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah.

 

Dalam survei yang menggunakan metode multi stage random sampling, Purbaya Yudhi Sadewa menjadi menteri yang paling banyak dinilai publik sebagai menteri yang bekerja dengan baik, dengan tingkat apresiasi sebesar 42,8 persen. Angka tersebut menempatkan Menteri Keuangan di posisi teratas, disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebesar 33,5 persen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 32,0 persen, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman 30,9 persen.

 

Purbaya Jadi Menteri dengan Penilaian Kinerja Tertinggi

 

Penilaian positif terhadap Menteri Keuangan juga berjalan seiring dengan tingkat pengenalan publik yang relatif tinggi. Sebanyak 43,5 persen responden menyatakan mengetahui nama Purbaya Yudhi Sadewa, menjadikannya menteri dengan tingkat popularitas tertinggi dalam daftar nama menteri yang diuji melalui pertanyaan top of mind.

 

Tingkat pengenalan tersebut berada di atas Teddy Indra Wijaya sebesar 41,0 persen, Bahlil Lahadalia 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.

 

Lebih jauh, ketika responden diminta memberikan penilaian mengenai menteri yang dianggap bekerja dengan baik, Purbaya kembali menempati posisi teratas dengan 42,8 persen. Temuan ini memperlihatkan bahwa tingkat pengenalan terhadap Menteri Keuangan tidak hanya diikuti oleh visibilitas publik, tetapi juga oleh penilaian positif terhadap kinerja.

 

Survei tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pemerintah secara umum masih menghadapi tantangan. Sebanyak 24 persen responden menilai kondisi pemerintahan baik atau sangat baik, sedangkan 64 persen memberikan penilaian tidak baik atau sangat tidak baik. Pada kelompok yang memberikan penilaian positif, faktor yang paling banyak disebut adalah terobosan program Presiden sebesar 46,8 persen dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 29,5 persen.

 

Dengan demikian, posisi Purbaya sebagai menteri dengan penilaian kinerja tertinggi menjadi salah satu temuan penting dalam survei tersebut, terutama karena penilaian itu muncul ketika persepsi masyarakat terhadap pemerintah secara keseluruhan masih beragam.

 

MBG Masih Menjadi Tantangan, Perlu Dilanjutkan

 

Berbeda dengan penilaian terhadap kinerja Menteri Keuangan, hasil survei menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi tantangan yang cukup besar dari sisi kepuasan masyarakat.

 

Dari sisi pengenalan, MBG telah memiliki tingkat awareness yang tinggi. Sebanyak 77 persen responden mengetahui program tersebut, baik sebagai penerima, bukan penerima, maupun melalui orang lain yang menerima manfaat program. Sebanyak 22 persen responden mengetahui sekaligus merupakan penerima, 41 persen mengetahui tetapi bukan penerima, dan 14 persen mengetahui karena menyaksikan ada pihak lain yang menerima MBG.

 

Namun, tingkat pengenalan yang tinggi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kepuasan publik. Hanya 26 persen responden yang menyatakan puas atau sangat puas terhadap MBG, terdiri atas 25 persen yang puas dan 1 persen yang sangat puas. Sementara itu, 63 persen responden menyatakan tidak puas atau sangat tidak puas, dengan rincian 51 persen tidak puas dan 12 persen sangat tidak puas. Sebanyak 11 persen lainnya tidak memberikan jawaban atau tidak mengetahui.

 

Temuan tersebut menunjukkan bahwa tantangan MBG saat ini bukan lagi terutama pada pengenalan program. Sebagian besar masyarakat telah mengetahui keberadaan program tersebut. Tantangan yang lebih besar terletak pada bagaimana masyarakat menilai pelaksanaan dan manfaat program dalam praktik.

 

Dari sisi keberlanjutan, persepsi masyarakat menunjukkan dukungan yang masih cukup kuat untuk melanjutkan program. Sebanyak 65 persen responden menyatakan MBG perlu dilanjutkan, dengan rincian 24 persen menilai perlu dengan evaluasi, 16 persen menilai perlu karena banyak siswa membutuhkan, 21 persen menginginkan program tetap berjalan dengan berbagai pertimbangan, serta sebagian lainnya mengusulkan bentuk atau mekanisme pengelolaan tertentu. Di sisi lain, terdapat responden yang menilai MBG tidak perlu dilanjutkan karena dianggap sebagai pemborosan, menimbulkan banyak masalah, atau berpotensi menjadi lahan korupsi.

 

Survei juga menunjukkan bahwa 65 persen responden yakin atau sangat yakin MBG dapat bertahan hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo berakhir, sedangkan 17 persen menyatakan tidak yakin atau sangat tidak yakin dan 18 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

 

Pada aspek kualitas menu, penilaian responden penerima MBG relatif lebih positif. Dari responden penerima MBG yang mengetahui atau pernah menyaksikan menu, 58 persen menilai menu telah memenuhi gizi yang baik, sementara 35 persen menilai belum memenuhi dan 7 persen tidak memberikan penilaian.

 

Hasil ini memperlihatkan adanya ruang yang cukup besar untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG, terutama agar pengalaman masyarakat sebagai penerima maupun pengamat program semakin sesuai dengan tujuan program. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Survey IPOMenkuePurbaya
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Menkeu Purbaya Tegaskan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tak Capai Rp16 Juta

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:34 WIB
  • Ekonomi

    Pemerintah Matangkan Stimulus Ekonomi untuk Redam Dampak El Nino

    Rabu, 05 Agu 2026 | 18:31 WIB
  • Ekonomi

    Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

    Senin, 22 Jun 2026 | 20:48 WIB
  • Nasional

    Purbaya Apresiasi Kejaksaan Berhasil Pulihkan Aset Senilai Rp1,02 Triliun Kasus Puluhan Tahun

    Selasa, 16 Jun 2026 | 09:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB

HUKRIM

  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
  • 140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:10 WIB
  • Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 | 11:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com