Home › Politik › M Sumardany Reses di Rumbai Barat, Warga Curhat Soal Banjir hingga Biaya Pengobatan Suami Stroke
M Sumardany Reses di Rumbai Barat, Warga Curhat Soal Banjir hingga Biaya Pengobatan Suami Stroke
Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru, M. Sumardany Zirnata berdialog, Selasa (4/8/2026). TD/Josua
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, M. Sumardany Zirnata, yang digelar di RT 02 RW 05, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua RW 05 Pangabean, Ketua PAC Partai Demokrat Syarif Hidayatullah, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
- Baca juga:
Beragam persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kondisi jalan yang membutuhkan perhatian, minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan banjir, parkir kendaraan bertonase besar di bahu jalan, hingga kebutuhan fasilitas Posyandu.
Suasana haru sempat mewarnai reses ketika seorang warga bernama Paulina menceritakan kondisi keluarganya. Ia mengaku mengalami kesulitan ekonomi setelah suaminya terserang stroke dan tidak lagi mampu bekerja sebagai pencari nafkah.
"Suami saya stroke, belum bisa lagi mencari nafkah. Namun sekarang harus terus menjalani terapi. Tapi pak, kami tidak punya uang untuk bolak-balik ke rumah sakit dan rumah. Makanya saya berharap ada bantuan dari bapak," ucap Paulina sambil menahan tangis.
Mendengar keluhan tersebut, Sumardany langsung memberikan bantuan secara pribadi untuk meringankan biaya transportasi pengobatan suami Paulina.
"Untuk permintaan bantuan seperti tadi ibu-ibu yang suaminya stroke, minta bantu biaya mereka bolak-balik selama suaminya terapi, kita bantu pribadi saja," ujar Sumardany.
Aspirasi lain datang dari Yeni Indrawati yang mengungkapkan bahwa lingkungan tempat tinggalnya hingga kini belum memiliki bangunan Posyandu. Akibatnya, pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil masih memanfaatkan teras rumah warga.
Sementara itu, Ketua RW 05, Pangabean, menyampaikan bahwa banjir masih menjadi persoalan utama di wilayahnya. Menurutnya, setiap hujan deras turun, saluran drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman warga.
Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Provinsi Riau agar segera dilakukan penanganan.
Selain itu, Pangabean juga meminta adanya edukasi dari pihak kepolisian kepada pengendara, khususnya kalangan remaja. Pasalnya, masih banyak sepeda motor yang digunakan tanpa lampu sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Keluhan lainnya adalah maraknya kendaraan bertonase besar yang parkir di bahu jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan. Warga juga mengeluhkan masih banyak ruas jalan yang gelap akibat belum tersedianya lampu penerangan jalan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sumardany menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan tindak lanjut. Untuk persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, seperti banjir, penerangan jalan, dan penertiban parkir liar kendaraan berat, ia berjanji akan menyampaikannya kepada Wali Kota Pekanbaru dan Gubernur Riau.
Sebagai bentuk komitmennya, Sumardany juga membagikan nomor telepon pribadinya kepada warga agar masyarakat dapat terus menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian, khususnya di Kota Pekanbaru.






Komentar Via Facebook :