https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sentuh Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Kompol Hendrix Imbau Warga Bukit Raya Jaga Kondusivitas •   Afni Zulkifli Dorong Produk Pangan Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG •   Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi •   Jelang HUT ke-81 Korps Brimob, Polda Riau Sebar Sembako dan Tanam Pohon
Home › Ekonomi › Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi
Ekonomi
Pulau Jawa & Madura

Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 | 20:48 WIB,  
Penulis : Bidnen SH
Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Keterangan Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (22/06/2026), membahas penguatan fiskal daerah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027.

JAKARTA, Tabloid Diksi - Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah merupakan salah satu instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas belanja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI pada Senin (22/06) yang turut membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027 di lingkungan Dewan Perwakilan Daerah RI Komite IV.

Dalam pemaparannya, Menkeu menyampaikan arah kebijakan penguatan fiskal daerah akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni optimalisasi pendapatan, peningkatan kualitas belanja, serta pengembangan pembiayaan yang lebih inovatif. Ia menegaskan,

    Baca juga:
  • Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

  • Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

  • Mendag Pantau Pasar Kebon Roek, Stok Cabai dan Telur di Mataram Surplus Jelang Nataru

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat tersebut.

Upaya optimalisasi pendapatan daerah akan ditempuh melalui penguatan kemandirian fiskal, terutama dengan meningkatkan efektivitas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pemerintah juga memperkuat basis data, pemetaan potensi pendapatan berbasis karakteristik wilayah, serta mempercepat transformasi tata kelola PDRD melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi aparatur perpajakan bersertifikasi, pengawasan yang lebih ketat, dan digitalisasi sistem perpajakan daerah.

Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah mendorong peningkatan kualitas melalui penguatan skema Transfer ke Daerah (TKD) berbasis kinerja, refocusing anggaran agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara belanja pemerintah pusat, TKD, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adapun untuk pembiayaan kreatif, pemerintah mengembangkan berbagai skema kolaboratif, termasuk sinergi pendanaan, pembiayaan konsesional sebagai instrumen afirmasi, pemanfaatan dana bagi hasil sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, serta dorongan terhadap proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha skala kecil (small scale PPP) dan kerja sama antar daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat kerangka hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah melalui reformasi tata kelola fiskal. Langkah ini mencakup standardisasi proses bisnis TKD, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan koordinasi fiskal pusat-daerah, serta penyusunan KEM PPKF regional sebagai bagian dari penguatan perencanaan fiskal.

Selain itu, sistem monitoring dan evaluasi terus diperkuat untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan fiskal daerah. Pemerintah juga mendorong pengembangan manajemen risiko fiskal agar stabilitas dan keberlanjutan keuangan daerah tetap terjaga dalam jangka panjang.

Menutup pemaparannya, Menkeu menegaskan harapan agar seluruh langkah tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

KemenkeuPurbayaYudhiSadewaFiskalDaerahAPBDKEMPPKF2027
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 | 16:55 WIB
  • Sorotan

    Pendapatan Daerah Kampar Mandek di Bawah 40 Persen, Bupati Tontonkan Kegagalan

    Jumat, 05 Jun 2026 | 12:29 WIB
  • Peristiwa

    Pernyataan Kontroversial DPRD Riau Tuai Kritik Balik dari KNPI

    Senin, 07 Jul 2025 | 19:11 WIB
  • Sorotan

    Desak Bentuk Pansus, Cipayung Plus dan KNPI Riau Soroti Defisit Anggaran Rp1,76 Triliun

    Rabu, 25 Jun 2025 | 23:23 WIB
  • Sport

    Dispora Pekanbaru Tunggu Ketersediaan Anggaran Terkait Rencana Turnamen Esport

    Jumat, 28 Feb 2025 | 05:41 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Jumat, 06 Nov 2026 | 11:59 WIB
  • Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Jumat, 06 Nov 2026 | 09:20 WIB
  • Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Jumat, 06 Nov 2026 | 08:55 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Kamis, 05 Nov 2026 | 22:27 WIB
  • DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    Kamis, 05 Nov 2026 | 21:11 WIB
  • Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kamis, 05 Nov 2026 | 19:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com