https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal •   DPR Kenalkan Mekanisme Fast-Track, Pembahasan RUU Bisa Lebih Singkat •   Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM •   Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan
Home › Nasional › Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang

Jumat, 23 Mei 2025 | 16:05 WIB,  
Penulis : Redaksi
Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang

Keterangan Foto: Menteri Keuangan, Sri Mulyani

JAKARTA, Tabloid Diksi - Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung, pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan stabilitas yang menggembirakan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers *APBN KiTa*, Jumat (23/05), melaporkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,87% pada triwulan I-2025.

Capaian ini didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran, serta kinerja positif sektor manufaktur dari sisi produksi.

    Baca juga:
  • Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal

  • Indonesia Perkuat Pasar Eropa, 65 Pelaku Wisata Ramaikan WTM London 2026

  • Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan

Sri Mulyani merinci bahwa konsumsi rumah tangga menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi. “Ekonomi Indonesia yang tumbuh 4,87% didukung oleh konsumsi rumah tangga,” ungkap Menkeu di Jakarta.

Ia menambahkan, konsumsi rumah tangga yang menyumbang 54,5% dari total Produk Domestik Bruto (PDB), tumbuh sebesar 4,89%. Angka ini mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.

Namun, Menkeu juga menyoroti perlunya kewaspadaan terhadap kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), yang hanya tumbuh 2,12% pada periode yang sama.

“PMTB ini yang perlu kita waspadai karena pertumbuhan di kuartal I hanya 2,12%,” jelasnya.

Angka tersebut tergolong rendah jika dibandingkan dengan capaian pada empat tahun sebelumnya, yakni 2021 hingga 2024. Oleh karena itu, Sri Mulyani menekankan pentingnya peningkatan investasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Kalau dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya, angka ini relatif rendah. Maka dari itu, investasi atau PMTB harus ditingkatkan,” tegasnya.

Dari sisi pengeluaran lainnya, konsumsi pemerintah—dalam hal ini belanja negara—mengalami kontraksi sebesar 1,38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontraksi ini terjadi karena pada tahun 2024 pemerintah menyalurkan bantuan sosial untuk mengatasi dampak El Nino dan membiayai penyelenggaraan pemilu, yang tidak terjadi pada 2025.

Sementara itu, kinerja ekspor tumbuh sebesar 6,78%, dan impor tumbuh 3,96%.

Dari sisi produksi, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan solid sebesar 4,55%. Selain itu, sektor perdagangan dan pertanian juga menunjukkan performa kuat, masing-masing tumbuh 5,03% dan 10,52%. Sektor pertanian bahkan mencatat lonjakan tertinggi di antara sektor utama.

“Jadi kita lihat tiga sektor terbesar—manufaktur, perdagangan, dan pertanian—pertumbuhannya relatif stabil di atas 5%, bahkan pertanian melonjak ke 10,52%,” tutur Sri Mulyani.

Capaian ini mencerminkan ketahanan sektor-sektor kunci dalam perekonomian nasional dalam menghadapi tekanan global. Sektor lainnya yang juga mencatatkan pertumbuhan antara lain konstruksi, transportasi, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, akomodasi dan makanan-minuman, serta real estat.

Namun demikian, sektor pertambangan mengalami kontraksi dan perlu mendapat perhatian khusus, mengingat masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global.

“Untuk sektor-sektor yang tumbuh positif, kita memberikan apresiasi,” pungkas Menkeu, seraya menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong sektor-sektor produktif.

 

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

ekonomi indonesia pertumbuhan ekonomi sri mulyani apbn kita triwulan I 2025 konsumsi rumah tangga pmtb investasi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang Bahas Percepatan Hilirisasi Nasional

    Senin, 17 Mar 2025 | 22:40 WIB
  • Nasional

    Luncurkan Danantara, Presiden Prabowo: Bukan Sekadar Badan Pengelola Investasi

    Selasa, 25 Feb 2025 | 21:30 WIB
  • TNI-Polri

    Berikan Dukungan Para Pelaku UMKM, Babinsa Koramil 0321-06/TM Aktif Ditengah Masyarakat

    Selasa, 21 Jan 2025 | 12:46 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB

HUKRIM

  • Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:30 WIB
  • "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!

    "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!', Polres Bengkalis Gulung 50 Pelaku Narkoba dan 10,14 Kg Sabu

    Rabu, 04 Nov 2026 | 12:01 WIB
  • Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Rabu, 04 Nov 2026 | 11:24 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Rabu, 04 Nov 2026 | 21:03 WIB
  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com