https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Ribuan Titik Nobar Piala Dunia 2026, Menpora Apresiasi Antusiasme Publik •   Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres •   Mendiktisaintek Brian Yuliarto Nyatakan Riset Tak Cukup di Jurnal, Harus Berdampak ke Masyarakat •   Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak
Home › Nasional › Perbandingan Jumlah Warisan Utang SBY-Jokowi 
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Sama-sama 2 Periode Berkuasa

Perbandingan Jumlah Warisan Utang SBY-Jokowi 

Minggu, 25 Februari 2024 | 21:25 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Perbandingan Jumlah Warisan Utang SBY-Jokowi 

Joko Widodo - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

JAKARTA, Tabloiddiksi – Ketua Dewan Pengawas Center for Islamic Studies in Finance Economics and Development, Awali Rizky mengatakan, di akhir kekuasaan Presiden Joko Widodo utang pemerintah akan menumpuk menjadi Rp8.845 triliun (t).

Dikutip dari Inilah.com, Awali menuturkan, selama sepuluh tahun atau dua periode masa kekuasaannya, Jokowi telah menambah utang hingga Rp6.236 triliun. Sementara, rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelumnya mewariskan utang Rp2.600 triliun.

  • Baca juga: Prabowo Dukung PSSI Persiapkan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Awali menyebutkan, posisi utang pemerintah per 31 Desember 2023 sebesar Rp8.145 triliun dan pada akhir 2024 diperkirakan naik menjadi Rp8.845 triliun.

"Tambahan utang selama era SBY sebesar Rp1.309 triliun atau dari Rp1.300 triliun menjadi Rp2.609 triliun," tulis Awali dalam unggahan di akun X, dikutip Ahad (25/2/2024).

  • Baca juga: Kepercayaan Investor Global Menguat, Prabowo Minta Data Disampaikan Terbuka ke Publik

Adapun perbandingan utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per 31 Desember 2023 sebesar 38,98 persen. Diperkirakan akhir 2024 mencapai 39 persen. Rasio utang  selama era SBY berkurang 32 persen  dari 56,60 persen perbandingannya menjadi 24,88 persen.

"Nah, pada era Jokowi bertambah sekitar 15 persen dari 24,88 persen menjadi 39 persen," tulisnya lagi.

  • Baca juga: Setahun Presiden Prabowo, Dua Ratusan Ton Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

Rasio utang terhadap PDB yang rendah menunjukkan bahwa suatu perekonomian menghasilkan barang dan jasa yang cukup untuk membayar kembali utang tanpa menimbulkan utang lebih lanjut. 

Tambah Utang Lagi

  • Baca juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menambah utang lagi melalui lelang Surat Utang Negara (SUN) untuk mendanai APBN 2024 yang mengalami defisit Rp552 triliun atau 2,9 persen dari PDB.

Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan melaksanaan lelang 9 Februari 2024 dengan target indikatif sebesar Rp24 triliun dan target maksimal sebesar Rp36 triliun.

  • Baca juga: Festival Lipat Kain 2025 Season 2 Digelar, Beragam Seni Budaya dan Kuliner Lezat Khas Lipat Kain Ditonjolkan !

Padahal, pada 31 Januari lalu, Kemenkeu sudah menambah utang baru dari lelang SUN hingga Rp24 triliun. Dengan defisit APBN hingga Rp552 triliun maka pemerintahan Presiden Jokowi kian agresif menarik utang baru. Apalagi masa kerja tahun ini hanya tersisa enam bulan lagi sebelum berganti pemerintahan pada Oktober mendatang.

Selain dari pasar SUN, Kemenkeu juga menarik utang dari Surat Berharga Negara (SBN) ritel hingga Rp160 triliun dari tahun lalu yang hanya Rp147 triliun.

  • Baca juga: Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Dalam APBN tahun ini, Kemenkeu menargetkan utang baru hingga Rp600 triliun. Tujuannya untuk menutup defisit APBN yang ditargetkan naik menjadi sebesar 2,9 persen atau senilai Rp522,8 triliun, dibandingkan target defisit 2023 sebesar 2,27 persen.

Sedangkan pada 13 Februari lalu, China Development Bank atau CDB telah mengucurkan utang baru ke Indonesia hingga USD448 juta atau setara Rp6,99 triliun dengan kurs Rp15.626/USD.

  • Baca juga: Kejagung Rajin Geledah Kantor dan Kediaman Pejabat Pertamina, Publik Pertanyakan Transparansi Penanganan Kasus

Utang ini untuk menutup biaya pembebasan lahan dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Whoosh yang bekerja sama dengan BUMN Negeri Tirai Bambu.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Utang RI Jokowi SBY
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Siap-Siap! Pegawai Swasta Dapat Rp 2,4 Juta dari Jokowi

    Sabtu, 08 Agu 2020 | 13:32 WIB

Terpopuler

  • #1

    Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Rabu, 10 Jun 2026 - 14:13 WIB
  • #2

    Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kamis, 11 Jun 2026 - 17:43 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu

    Kamis, 11 Jun 2026 - 13:42 WIB
  • #4

    Kades Sungai Sirih Bantah Ada Penangkapan Alat Berat PETI di F4, Sebut Belum Terima Informasi Resmi

    Kamis, 11 Jun 2026 - 20:02 WIB
  • #5

    Ramai Dipertanyakan, Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Minta Konfirmasi Langsung Soal Kasus SPPD DPRD

    Rabu, 10 Jun 2026 - 19:41 WIB

SOROTAN

  • 6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    Kamis, 18 Jun 2026 | 18:43 WIB
  • G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 | 16:55 WIB
  • Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kamis, 11 Jun 2026 | 17:43 WIB

HUKRIM

  • Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Selasa, 23 Jun 2026 | 20:06 WIB
  • Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Selasa, 23 Jun 2026 | 19:33 WIB
  • Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Rabu, 10 Jun 2026 | 14:13 WIB
Bidnen SH
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com