Home › Politik › Bawaslu Rohil Limpahkan Perkara ke Ranah Kepolisian
Viral Belasan Perangkat Desa Dukung Caleg
Bawaslu Rohil Limpahkan Perkara ke Ranah Kepolisian
Konferensi Pers, Bawaslu Rohil bersama Gakumdu mengungkap kasus dukungan perangkat Desa Karya Mukti dan Bagan Nibung.
ROKAN HILIR, Tabloiddiksi - Bersama Bawaslu Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Sentra Gakumdu menggelar konferensi pers terkait 2 video melibatkan perangkat desa terhadap calon legislatif (Caleg) DPRD Provinsi dan DPR RI, Minggu (04/02/2024).
Ketua Bawaslu Rohil Zubaidah menjelaskan, temuan 2 video viral menunjukan dukungan terhadap Caleg DPRD Provinsi dan Caleg DPR RI dilakukan oleh kepala desa dan perangkat Kepenghuluan (Desa) Karya Mukti Kecamatan Rimba Melintang.
- Baca juga:
Bawaslu Rohil mengungkap temuan video tanggal 7 dan 8 Januari lalu, kemudian dilakukan penelusuran di Kepenghuluan Karya Mukti serta bertemu langsung dengan 19 orang yang berada di dalam video tersebut di Desa Karya Mukti dan 12 orang di Desa Bagan Nibung.
"Setelah kita melaksanakan rapat bersama Sentra Gakumdu yang ke-3, kita sepakat untuk melanjutkan perkara tersebut dan melimpahkan nya ke Polres Rohil," papar Ketua Bawaslu Rohil.
Diakuinya, Bawaslu Rohil cukup banyak menerima laporan da pengaduan terkait pelanggaran. Namun, beberapa dihentikan karena tidak memenuhi unsur formil maupun materil.
Kasi Humas Polres Iptu Yulanda dalam kesempatan itu membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan dari Bawaslu Rohil pada hari Sabtu 3 Januari 2024 lalu.
"Sesegera mungkin kita akan menindaklanjuti pelimpahan perkara ini. Kita memiliki waktu 14 hari sejak diterimanya laporan dan kita akan melakukan pemeriksaan terhadap para terduga," kata Iptu Yulanda.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal menambahkan, dua video viral dukungan terhadap calon DPR Provinsi dan DPR RI ini telah telah menjadi atensi pihaknya karena begitu viral hingga ke Provinsi.
"Terimakasih kepada Bawaslu Rohil bersama Gakumdu karena telah menyelesaikan persoalan ini hingga telah dilimpahkan ke pihak Kepolisian," katanya.
Video viral yang dilakukan perangkat desa dikatakan Alnofrizal, merupakan tindakan menguntungkan salah satu calon masuk ranah pidana dengan ancam 1 tahun penjara dan denda Rp12 juta.
"Ini juga untuk menjadi contoh bagi masyarakat, kita berharap Pemilu ini berjalan dengan baik dan lancar. Ini pelajaran bagi kita semua bahwa semua harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.
Konferensi pers yang digelar di Kantor Bawaslu dihadiri Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal, Ketua Bawaslu Rohil Zubaidah, Anggota Bawaslu Rohil, Humas Polres Rohil Iptu Yulanda dan para awak media.






Komentar Via Facebook :