Home › Politik › LAMR Sambangi Rumah Ganjar Pranowo
Salahi Adab KepatutanÂ
LAMR Sambangi Rumah Ganjar Pranowo
Keterangan Foto: Toko masyarakat Riau, Hj Azlaini Agus SH MH.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Hj. Azlaini Agus, S.H., M.H Tokoh Masyarakat Riau memberi pandangan atas rencana kunjungan LAM Riau ke kediaman Ganjar Pranowo di Jakarta. Hal ini dinilainya suatu ketidakpatutan dan sudah menyalahi adat dan adab Melayu Riau.
LAM Riau tidak sepatutnya melibatkan diri dalam politik praktis, yang bisa menjadi penyebab perpecahan di kalangan orang orang Melayu sendiri.
- Baca juga:
Azlaini menyatakan bahwa dirinya sudah mempertanyakan kebenaran informasi tersebut kepada Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
"Ketika saya tanya kebenaran informasi tersebut, Ketua DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan bahwa Tim Pemenangan Ganjar menyebut mau ke Riau dan akan singgah ke LAMR. Untuk memastikan dari mulutnya langsung, Ganjar menerima LAMR di rumahnya. Tokoh lain pun yakni Anies, juge ingin ke LAMR, tapi belum ade ancang-ancang waktunye. Mereka janji datang tanpa atribut partai. Begitu jawaban Ketum DPH LAM Riau," ungkap Azlaini Agus.
Azlaini Agus menegaskan kepada Taufik Ikram, bahwa apapun alasannya seharusnya petinggi LAM Riau tidak pula harus mendatangi kediaman Ganjar.
"Biar sajalah kalau dia mau singgah bertandang ke LAMR, kita tunggu saja kedatangannya. Mengapa pulak harus menyambang kekediamannya," sanggah Azlaini.
Menurut Azlaini, ia mempertanyakan hal itu tersebab beredarnya berita/fakta tersebut, menjadikan LAMR sudah jadi cemoohan publik.
"Berangkatnya rombongan LAM Riau membawa tepak sirih ke rumah salah seorang di antara Bacalon Presiden, apalagi Bacalon tersebut belum resmi mendaftar/terdaftar bahkan belum pasti memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai Bacalon/Calon Presiden, sungguh telah jauh menyimpangi dari nilai-nilai dan norma alur dan patut, dan mencederai rasa keadilan yang tumbuh di dalam masyarakat Melayu. Persis ibarat kata pepatah Melayu, HARAP SOKONG, SOKONG MEMBAWA REBAH. LAM Riau jangan menjadi sokong yang membawa rebah. Buruk padahnya nanti," terang Azlaini.
Menurut Azlaini, keterlibatan LAM Riau dalan politik praktis dengan mendatangi salah satu Bacalon Presiden RI, menunjukkan sikap tidak dewasa dan sangat merendahkan martabat LAM Riau dan marwah orang Melayu.
“LAMR yang dipimpin Datuk Seri Haji Raja Marjohan Yusuf dan Datuk Seri Haji Taufik Ikram Jamil seharusnya tidak bertindak sama dan mengulangi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh Syahril Abu Bakar di masa lalu,” ujarnya kesal.
Seharusnya LAM Riau berdiri di atas semua aspirasi politik. Siapa pun yang nanti di 2024 terpilih sebagai Presiden RI, selayaknyalah LAM Riau memberikan tepuk tepung tawar. Jika Presiden terpilih memang memenuhi kriteria jasa dan pengabdiannya untuk masyarakat Riau, maka barulah layak kepadanya diberikan Gelar Adat.






Komentar Via Facebook :