Home › Peristiwa › Hingga Juli 2023 Dinkes Riau Mencatat 1.700 Lebih Kasus Gigitan Rabies
Siak Tercatat Miliki Angka Kasus TertinggiÂ
Hingga Juli 2023 Dinkes Riau Mencatat 1.700 Lebih Kasus Gigitan Rabies
Keterangan Foto: Ilust: Berlari menghindari gigitan penular rabies, masyarakat Riau dihantui pertumbuhan pesat jumlah anjing liar.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Humas Dinas Kesehatan Riau, Rozita mengatakan, pihaknya mencatat ada 1.795 kasus gigitan hewan penular rabies pada paruh pertama 2023. Dari angka itu tertinggi ada di Kabupaten Siak dengan 254 kasus.
Rozita menyebut Dinkes Riau telah mendeteksi kasus gigitan hewan bervirus rabies di seluruh daerah tingkat kabupaten kota di Riau. Bahkan ada data khusus yang masuk di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
- Baca juga:
"Ada data masuk juga di RSUD sebanyak 179 kasus. Terendah di Meranti 29 kasus," ucap Rozita.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau mencatat ada lima warga Indragiri Hilir (Inhil) digigit anjing rabies. Satu di antaranya pria berinisial SF (28) warga Desa Kempas Jaya meninggal dunia karena tak melapor.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Faralinda, mengatakan, korban sempat dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Namun, nyawa SF tidak terselamatkan karena ia terlambat melaporkan telah digigit hewan terjangkit rabies.
"Korban ini digigit pada Februari lalu, tapi meninggal baru minggu lalu. Ini kan cukup lama, dianggap biasa saja, tetapi akhirnya berdampak buruk, empat bulan setelah digigit," jelas Faralinda dalam keterangannya.





.jpeg)
Komentar Via Facebook :