Home › Peristiwa › Sinergi Polri dan Masyarakat di Rokan Hilir: Panen Jagung Kuartal IV Perkuat Ekonomi Desa Sungai Sialang
Sinergi Polri dan Masyarakat di Rokan Hilir: Panen Jagung Kuartal IV Perkuat Ekonomi Desa Sungai Sialang
Keterangan Foto: Sinergi Polri dan Masyarakat di Rokan Hilir: Panen Jagung Kuartal IV Perkuat Ekonomi Desa Sungai Sialang. Dok. Humas.TD/Azhar
ROKAN HILIR, Tabloid Diksi — Sektor pertanian di Kabupaten Rokan Hilir kembali mendapat dorongan kuat lewat aksi nyata jajaran kepolisian sektor setempat.
Polsek Batu Hampar bersama Bumkep Sialang Bersama menggelar Panen Raya Jagung Kuartal IV di lahan seluas dua hektare yang terletak di Desa Parit 04, Kepenghuluan Sungai Sialang, Kecamatan Batu Hampar, pada Rabu (4/11/2026).
- Baca juga:
Agenda yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat petani guna menyukseskan Asta Citra Pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kapolsek Batu Hampar, IPTU Irfan Siswanto, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa program penanaman hingga pemanenan jagung ini dirancang untuk memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal di tingkat perdesaan.
"Penguatan peran Polri di masyarakat kini bertransformasi menjadi pendampingan produktif di sektor riil. Kami ingin memastikan perputaran uang di desa tetap berputar melalui penyerapan hasil panen yang optimal, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat fondasi ekonomi lokal," tutur IPTU Irfan Siswanto.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan panen raya ini dihadiri oleh jajaran pejabat setempat, di antaranya Sekcam Batu Hampar Ade Mahyuni, Ketua BPP Bangko Sudirman, para personel Polsek Batu Hampar termasuk Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas, Penghulu Sungai Sialang beserta jajaran staf, para PPL lintas kecamatan, pendamping desa, serta pengurus Bumkep Sialang Bersama.
Terkait hasil produksi, IPTU Irfan memaparkan bahwa kuartal kali ini mencatat estimasi perolehan sekitar 300 kilogram jagung sebelum dipipil.
Angka tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca berupa curah hujan tinggi yang terus-menerus melanda dan merendam sebagian areal tanam, sehingga menghambat laju pertumbuhan optimal tanaman.
Kendati demikian, seluruh rangkaian kegiatan panen yang dilanjutkan dengan proses penjemuran dan pemipilan ini berjalan dengan lancar, aman, serta kondusif.

Komentar Via Facebook :