https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Aidhil Nur Putra: Jangan Hanya Jalan Protokol, Kabel Semrawut di Permukiman Harus Ditata •   Indeks Harmoni Riau Tembus 7,32, Peringkat 10 Nasional •   BNPB Catat 2.285 Kejadian Bencana di Indonesia, Banjir dan Karhutla Masih Terjadi •   Ismiatun Dorong Posyandu di Meranti Lebih Aktif dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Home › Nasional › BNPB Catat 2.285 Kejadian Bencana di Indonesia, Banjir dan Karhutla Masih Terjadi
Nasional
Pulau Jawa & Madura

BNPB Catat 2.285 Kejadian Bencana di Indonesia, Banjir dan Karhutla Masih Terjadi

Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
BNPB Catat 2.285 Kejadian Bencana di Indonesia, Banjir dan Karhutla Masih Terjadi

Keterangan Foto: Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan. Dok. BNPB/TD-YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.285 kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia hingga 2 November 2026. Angka tersebut mengalami penambahan tujuh kejadian dari laporan sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyampaikan bahwa tambahan bencana tersebut meliputi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, serta cuaca ekstrem.

    Baca juga:
  • Freeport Catat Pemulihan Tambang Grasberg Tembus 67 Persen, Produksi Tembaga dan Emas Freeport Mulai Bangkit

  • Polri Gandeng Tokoh Katolik, Kapolri Dorong Kerukunan dan Stabilitas Nasional

  • Polri Mutasi 264 Perwira, Gatot Sujono Isi Jabatan Kapusjarah

"2 November 2026 kejadian ini kami catat kemarin menjadi 2.285 kejadian sehingga dapat kami juga menyampaikan ada tujuh kejadian," ujar Berton dalam konferensi pers di Studio BNPB, Selasa (3/11/2026).

Dari tujuh kejadian terbaru, dua di antaranya merupakan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, serta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sementara itu, empat kejadian banjir dilaporkan melanda sejumlah daerah, yakni Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara; Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur; serta Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Adapun satu kejadian cuaca ekstrem tercatat berlangsung di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Dua Orang Meninggal Akibat Bencana di Lumajang

BNPB juga melaporkan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Rangkaian bencana berupa banjir bandang, banjir genangan, tanah longsor, dan cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.567 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain itu, tercatat 13 unit rumah mengalami kerusakan.

Berton menjelaskan bahwa jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

"Ada 1.567 KK yang terdampak dan ini masih tetap dalam pendataan," katanya.

Penanganan Karhutla Terus Dilakukan

Di sisi lain, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di sejumlah provinsi. BNPB mencatat luas area penanganan karhutla di Kalimantan Tengah mencapai 547 hektare atau mengalami peningkatan 56 persen.

Di Kalimantan Timur, luas penanganan tercatat 60 hektare dengan kenaikan 80 persen. Sedangkan di Papua Selatan, luas penanganan mencapai 455 hektare atau mengalami penurunan sebesar 25 persen.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB mengerahkan sejumlah sarana pendukung, termasuk pesawat dan helikopter. Operasi yang dilakukan mencakup pemadaman melalui udara atau water bombing, patroli udara, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Secara keseluruhan, BNPB menyiagakan 51 unit pesawat dan helikopter guna mendukung penanganan karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

"Dari antara 51 ini ada 30 untuk water bombing dan 21 untuk patroli maupun OMC," jelas Berton.

BNPB terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi perkembangan bencana, terutama di tengah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BNPB Bencana Indonesia Karhutla Banjir Cuaca Ekstrem Tanah Longsor
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Ismiatun Dorong Posyandu di Meranti Lebih Aktif dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:45 WIB
  • Nasional

    Freeport Catat Pemulihan Tambang Grasberg Tembus 67 Persen, Produksi Tembaga dan Emas Freeport Mulai Bangkit

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:40 WIB
  • Ekonomi

    OCBC Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen, Konsumsi Domestik Jadi Penopang

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:34 WIB
  • Nasional

    Polri Gandeng Tokoh Katolik, Kapolri Dorong Kerukunan dan Stabilitas Nasional

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:29 WIB
  • Nasional

    Polri Mutasi 264 Perwira, Gatot Sujono Isi Jabatan Kapusjarah

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:21 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Selasa, 03 Nov 2026 | 10:22 WIB
  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:27 WIB
  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • OCBC Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen, Konsumsi Domestik Jadi Penopang

    OCBC Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen, Konsumsi Domestik Jadi Penopang

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:34 WIB
  • Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:44 WIB
  • Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com