Home › Daerah › Hujan Semalaman, Kualitas Udara Pelalawan Masih Tidak Sehat, PM2.5 di Level 164
Hujan Semalaman, Kualitas Udara Pelalawan Masih Tidak Sehat, PM2.5 di Level 164
Keterangan Foto: Hujan lebat mengguyur kawasan Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (25/10/2026), sementara kualitas udara masih tercatat dalam kategori tidak sehat. TD/YS
PELALAWAN, Tabloid Diksi – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pelalawan sejak Minggu (25/10/2026) sore hingga menjelang subuh Senin (26/10/2026) belum membuat kualitas udara di wilayah tersebut keluar dari kategori tidak sehat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan, Eko Novitra, mengatakan dua parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), yakni PM10 dan PM2.5, masih berada pada level tidak sehat meskipun hujan turun dengan intensitas tinggi.
- Baca juga:
“Dua parameter ISPU masih di level tidak sehat yakni PM10 dan PM2.5. Mungkin karena kabut asap masih ada, walaupun hujan lebat kemarin,” kata Eko kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB hingga 19.30 WIB. Setelah sempat berhenti, hujan kembali mengguyur sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga menjelang pagi.
Berdasarkan data yang disampaikan Eko, konsentrasi PM10 tercatat pada angka 127, turun dari 131 pada hari sebelumnya. Sementara itu, parameter PM2.5 berada di angka 164, menurun dibandingkan catatan sebelumnya yang mencapai 192.
Meski mengalami penurunan, kedua parameter tersebut masih masuk kategori tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan semalaman belum diikuti pemulihan kualitas udara secara menyeluruh.
Masyarakat, terutama kelompok yang sensitif terhadap polusi udara, perlu tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan membatasi paparan udara tercemar ketika kualitas udara masih belum membaik.






Komentar Via Facebook :