https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar •   BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung •   Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi •   India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat
Home › Nasional › Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar
Nasional

Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:35 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar

Keterangan Foto: Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi Bersama KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Provinsi Jawa Timur. MC BNPB/TD-YS

KOTA BATU, Tabloid Diksi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah armada udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur. Tambahan armada ini terdiri dari satu helikopter untuk pemadaman melalui udara (water bombing) dan satu pesawat untuk operasi modifikasi cuaca.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026). Rapat tersebut dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

    Baca juga:
  • BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung

  • Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia ke Pasar Internasional Lewat WITF 2026

  • Hari Santri 2026, Oman Fathurahman Ajak Santri Kawal Indonesia Emas

Kristomei menjelaskan, satu helikopter akan didatangkan dari Kalimantan Selatan menuju Malang. Sementara itu, satu pesawat untuk operasi modifikasi cuaca akan dikerahkan dari Kalimantan Barat.

"Hari ini tadi saya sudah sampaikan kepada Direktur Pengelolaan Operasi untuk menambah satu helikopter dari Kalsel ke Malang, terutama untuk water bombing, dan satu lagi pesawat OMC dari Kalbar untuk mendukung operasi modifikasi cuaca yang ada di Jawa Timur," ujar Kristomei.

Ia berharap penambahan armada tersebut dapat mempercepat pemadaman sehingga api tidak semakin meluas.

Kebakaran hutan saat ini terjadi di sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur, di antaranya Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, dan Ijen.

Upaya pemadaman sebelumnya telah dilakukan melalui jalur darat dan udara. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat pesawat water bombing telah melakukan 462 kali penerbangan untuk memadamkan api. Selain itu, petugas juga menggunakan drone penyemprot air berkapasitas 100 liter untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat, terutama kawasan tebing curam.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, karhutla selama masa siaga darurat telah terjadi sebanyak 184 kali di 26 kabupaten/kota.

Luas lahan yang terbakar mencapai 11.449 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 77,05 persen berada di kawasan hutan konservasi. Kebakaran ini juga mengakibatkan lima petugas dan relawan pemadam kebakaran meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Selain memperkuat pemadaman, aparat penegak hukum bersama tim gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan meningkatkan pengawasan serta penegakan hukum. Langkah ini dilakukan menyusul adanya dugaan unsur kesengajaan atau kelalaian manusia dalam sejumlah kejadian kebakaran.

BNPB juga mengingatkan adanya potensi bencana susulan menjelang musim hujan yang diperkirakan mulai berlangsung pada pertengahan November. Banjir bandang dan tanah longsor menjadi ancaman yang perlu diantisipasi, terutama di kawasan pegunungan yang terdampak kebakaran.

Untuk mengurangi risiko tersebut, petugas diminta membersihkan material sisa kebakaran dan kayu yang berada di sepanjang aliran sungai. Material tersebut dikhawatirkan menyumbat aliran air ketika hujan deras turun.

BNPB selanjutnya akan mendata kebutuhan tambahan dari pemerintah daerah untuk mendukung penanganan karhutla di Jawa Timur sesuai kondisi di lapangan.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BNPB Karhutla Jawa Timur Kebakaran Hutan Kristomei Sianturi Water Bombing Operasi Modifikasi Cuaca
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:26 WIB
  • Hukum

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
  • Ekonomi

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
  • Ekonomi

    Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:09 WIB
  • Peristiwa

    Tangkal Provokasi Digital, Polsek Tambang Gencarkan Sosialisasi Bahaya Hoaks Lewat Jumling ?

    Jumat, 23 Okt 2026 | 15:22 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB

HUKRIM

  • Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
  • Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Jumat, 23 Okt 2026 | 13:48 WIB
  • Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi  ?

    Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi ?

    Jumat, 23 Okt 2026 | 08:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
  • Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:09 WIB
  • Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:00 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com