https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu •   Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api •   Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan •   Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!
Home › Politik › Cegah Kecelakaan Laut Berulang, DPR Minta Sistem Klasifikasi Kapal Dievaluasi
Politik
Pulau Jawa & Madura

Cegah Kecelakaan Laut Berulang, DPR Minta Sistem Klasifikasi Kapal Dievaluasi

Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:31 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Cegah Kecelakaan Laut Berulang, DPR Minta Sistem Klasifikasi Kapal Dievaluasi

Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda. Dok : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyoroti sistem sertifikasi dan pengawasan kelaikan kapal menyusul terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Ia mendesak pemerintah mengevaluasi sistem klasifikasi kapal, termasuk peran Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), guna memperkuat keselamatan pelayaran nasional.

“Biro Klasifikasi Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang mengeluarkan sertifikasi kelaikan kapal di Tanah Air. Pertanyaannya, banyak kasus kecelakaan kapal yang dipicu aspek kelayakan teknis, mulai dari struktur kapal, permesinan, kelistrikan, hingga perlengkapan keselamatan (safety equipment) yang menjadi tanggung jawab BKI. Ini salah satu masalah struktural yang harus diselesaikan,” ujar Huda dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

    Baca juga:
  • Komisi III Apresiasi Pembaruan Sistem Hukum Nasional Era Prabowo

  • Puan Dorong Santri Dilibatkan dalam Pembangunan Bangsa

  • DPR Minta Pemerintah Benahi Tata Kelola Bencana dari Mitigasi hingga Pemulihan

Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, rangkaian kecelakaan kapal harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem pengawasan keselamatan pelayaran. Evaluasi tersebut mencakup mekanisme pemeriksaan teknis dan sertifikasi kapal sebelum diizinkan beroperasi.

Menurut Huda, posisi BKI dalam sistem klasifikasi kapal berbendera Indonesia perlu diimbangi dengan pengawasan ketat serta mekanisme penjaminan mutu yang transparan. Pemerintah, kata dia, tidak cukup hanya menyelidiki penyebab langsung kecelakaan, tetapi juga perlu memastikan sistem pengawasan mampu menjamin terpenuhinya standar keselamatan kapal.

Ia mencontohkan kapal berusia 39 tahun, Virgo Transport 8, yang disebut masih dapat mengantongi sertifikat dan diizinkan berlayar dalam jarak jauh. Kondisi tersebut, menurutnya, memunculkan pertanyaan mengenai standar dan mekanisme penilaian kelaikan kapal.

“Kapal berusia 39 tahun seperti Virgo Transport 8, misalnya, tetap bisa mengantongi sertifikat dan diizinkan berlayar jauh. Ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan semata-mata faktor cuaca, melainkan bagaimana negara menilai kelaikan sebuah kapal,” ungkapnya.

Huda juga menyoroti kebakaran KMP Batumandi yang terjadi saat kapal dalam proses menuju sandar di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026). Insiden tersebut kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan transportasi laut. Meski demikian, penyebab kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemerintah menyatakan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.

Sebagai bahan evaluasi, Huda mencontohkan sistem klasifikasi kapal di sejumlah negara yang memberikan ruang bagi lebih dari satu badan klasifikasi. Ia menyebut Jepang, Singapura, dan Korea sebagai negara yang praktik pengawasan serta sertifikasi kapalnya dapat dipelajari untuk merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

“Di Jepang, misalnya, selain Nippon Kaiji Kyokai (ClassNK) sebagai badan klasifikasi nasional, pemilik kapal juga memiliki pilihan menggunakan badan klasifikasi terkemuka dunia seperti Lloyd’s Register, DNV, hingga ABS,” jelasnya.

Atas dasar itu, Huda mendesak Kementerian Perhubungan mengkaji kembali regulasi mengenai kewajiban klasifikasi kapal berbendera Indonesia. Salah satu aturan yang disorot adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 61 Tahun 2014, yang mengubah ketentuan dalam PM 7 Tahun 2013 tentang Kewajiban Klasifikasi bagi Kapal Berbendera Indonesia pada Badan Klasifikasi.

Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pemberian akses terbatas kepada badan klasifikasi lain yang memenuhi standar internasional, termasuk yang tergabung dalam International Association of Classification Societies (IACS). Namun, keterlibatan badan klasifikasi lain tersebut harus disertai persyaratan teknis, mekanisme verifikasi, dan pengawasan yang ketat.

Huda mengakui sertifikasi kelaikan kapal bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi keselamatan pelayaran. Meski demikian, ia menilai pembenahan sistem sertifikasi merupakan langkah penting untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.

“Kami memahami bahwa sertifikasi kelaikan kapal hanya salah satu masalah dari banyak pemicu kecelakaan kapal di Indonesia. Namun, ini merupakan hulu masalah yang memang harus diperbaiki, di samping persoalan lainnya, agar darurat pelayaran nasional tidak terus berlarut,” pungkasnya. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

KMP BatumandiEvaluasiKomisi VDPR RI
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    DPR RI Dorong Pemanfaatan AI untuk Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas

    Rabu, 21 Okt 2026 | 20:25 WIB
  • Politik

    DPR RI Soroti Perundungan Anak Berujung Kematian

    Rabu, 21 Okt 2026 | 19:00 WIB
  • Politik

    Komisi VIII DPR Dorong BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

    Rabu, 21 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Politik

    DPR Dorong Peningkatan Investasi Jerman dan Kunjungan Wisatawan ke Indonesia

    Selasa, 20 Okt 2026 | 19:14 WIB
  • Politik

    Komisi III DPR RI Dukung Usulan Kapolri, MUI Diminta Kaji Fatwa Vape

    Selasa, 20 Okt 2026 | 17:05 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #7

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Polsek Payung Sekaki Kawal Jagung hingga Masa Panen

    Rabu, 07 Okt 2026 - 10:52 WIB

HUKRIM

  • Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:35 WIB
  • Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:28 WIB
  • Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Kamis, 22 Okt 2026 | 17:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:00 WIB
  • Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:32 WIB
  • Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:00 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com