https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat •   Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London •   TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta •   BNPB Catat Karhutla di Tiga Provinsi, Lebih dari 7 Hektare Lahan Terbakar
Home › Ekonomi › Lidah Buaya Gunungkidul Tembus Pasar Ekspor, 125 Petani Diberdayakan
Ekonomi

Lidah Buaya Gunungkidul Tembus Pasar Ekspor, 125 Petani Diberdayakan

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:25 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Lidah Buaya Gunungkidul Tembus Pasar Ekspor, 125 Petani Diberdayakan

Keterangan Foto: Ilustrasi

GUNUNGKIDUL, Tabloid Diksi – Tanaman lidah buaya yang tumbuh di kawasan karst Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui pengolahan dan inovasi produk, tanaman yang mampu bertahan di tengah kondisi kering tersebut mulai membuka peluang ekspor ke pasar internasional.

Pengembangan usaha ini dilakukan PT Mount Vera Sejati melalui jenama Rasane Vera sejak 2014. Perusahaan tersebut mengolah lidah buaya menjadi berbagai produk untuk kebutuhan industri makanan, minuman, kosmetik, hingga farmasi.

    Baca juga:
  • Muhaimin Iskandar: Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memutus Rantai Kemiskinan

  • Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

  • Bahlil Siapkan Energi Bersih, Batam hingga Bintan Dibidik Jadi Pusat Data

Founder Rasane Vera, Alan Efendhi, mengatakan gagasan mengembangkan lidah buaya berawal dari kepeduliannya terhadap masyarakat setempat yang kerap mengalami kesulitan memperoleh penghasilan saat musim kemarau panjang.

Ia kemudian melakukan riset untuk menemukan tanaman yang mampu tumbuh di tengah keterbatasan air sekaligus memiliki nilai ekonomi.

“Saya mencoba riset mandiri untuk mencari dan memilih tanaman yang tangguh dan sanggup berkembang optimal saat kemarau sekaligus memiliki nilai ekonomi. Lidah buaya jadi jawaban yang potensial untuk dieksplorasi lebih lanjut,” ujar Alan.

Dalam menjalankan usahanya, PT Mount Vera Sejati melibatkan lebih dari 125 petani kecil dengan area budidaya sekitar dua hektare. Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi pertanian lokal sekaligus membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.

Pemberdayaan juga menyasar kelompok perempuan tani. Mereka mendapatkan pelatihan untuk mengolah lidah buaya menjadi produk bernilai tambah, salah satunya dodol lidah buaya. Produk buatan kelompok tersebut kemudian dipasarkan melalui Aloe Land, kawasan agrowisata yang dikelola perusahaan.

Dari sisi produksi, Rasane Vera menerapkan proses pemilihan bahan baku, pengolahan higienis, pengawasan kualitas, hingga pengemasan untuk menjaga mutu produk. Perusahaan juga menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan mengolah sisa pelepah lidah buaya menjadi pupuk organik dan eco-enzyme.

Produk yang dihasilkan menyasar konsumen langsung maupun kebutuhan industri. Untuk pasar konsumen, Rasane Vera menawarkan Nata de Aloe Vera dan Aloe Vera Cube Drink. Sementara itu, kebutuhan industri dilayani melalui produk Pure Aloe Vera Slice dan Liquid Gel yang dapat digunakan sebagai bahan baku makanan, minuman, kosmetik, dan farmasi.

Peluang pasar internasional mulai terbuka ketika produk Rasane Vera menarik perhatian calon pembeli dari Swedia dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Calon pembeli tersebut bahkan meminta potongan lidah buaya dengan ukuran lebih kecil sesuai kebutuhan pasar mereka.

Ketertarikan tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan produsen menyesuaikan spesifikasi produk dengan permintaan calon mitra bisnis.

Selain mengembangkan pasar, Rasane Vera juga menargetkan ekspor ke sejumlah negara, yakni Persatuan Emirat Arab, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris.

Perusahaan ini sebelumnya terpilih sebagai Young Ambassador Agriculture 2023. Dengan mengandalkan potensi lokal, pemberdayaan petani, inovasi produk, dan pengolahan yang berkelanjutan, lidah buaya Gunungkidul diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Lidah Buaya Gunungkidul Rasane Vera PT Mount Vera Sejati Ekspor Indonesia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    BNPB Catat Karhutla di Tiga Provinsi, Lebih dari 7 Hektare Lahan Terbakar

    Senin, 19 Okt 2026 | 21:18 WIB
  • Ekonomi

    Muhaimin Iskandar: Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memutus Rantai Kemiskinan

    Senin, 19 Okt 2026 | 19:11 WIB
  • Ekonomi

    Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Senin, 19 Okt 2026 | 23:04 WIB
  • Ekonomi

    Bahlil Siapkan Energi Bersih, Batam hingga Bintan Dibidik Jadi Pusat Data

    Senin, 19 Okt 2026 | 19:59 WIB
  • Nasional

    Pascabencana, Kementerian PU Benahi 7 TPA di Aceh

    Senin, 19 Okt 2026 | 20:52 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #6

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #8

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #9

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB

HUKRIM

  • Gerebek Kamar Kos di Pekanbaru, Polisi Tangkap Wanita Pengedar Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate

    Gerebek Kamar Kos di Pekanbaru, Polisi Tangkap Wanita Pengedar Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate

    Senin, 19 Okt 2026 | 15:52 WIB
  • Gebrakan Kapolda Riau: 47 Kg Sabu Disita dari Rumbai, Komitmen Sikat Habis Narkoba!

    Gebrakan Kapolda Riau: 47 Kg Sabu Disita dari Rumbai, Komitmen Sikat Habis Narkoba!

    Senin, 19 Okt 2026 | 12:06 WIB
  • Sabu 8,51 Gram dan Ekstasi Disita, Polsek Tambang Buru Pemasok Asal Pekanbaru

    Sabu 8,51 Gram dan Ekstasi Disita, Polsek Tambang Buru Pemasok Asal Pekanbaru

    Senin, 19 Okt 2026 | 07:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

    Senin, 19 Okt 2026 | 23:04 WIB
  • Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London

    Lima Chef Diaspora Promosikan Kuliner Indonesia di London

    Senin, 19 Okt 2026 | 22:26 WIB
  • TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta

    TEI 2026, Indonesia dan Kamerun Bidik Kerja Sama Bisnis USD 60 Juta

    Senin, 19 Okt 2026 | 21:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com