https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Hetifah Desak Kepala BNPB Baru Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan •   Komisi VIII Berduka Atas Gugurnya Empat Orang saat Padamkan Karhutla Bromo •   Karhutla Berlangsung Hampir Empat Bulan, Daniel Johan Desak Pemerintah Bergerak Cepat •   Kepala BNPB Terjun ke Sumsel, Pimpin Operasi Taktis Penanganan Karhutla
Home › Nasional › Kemenkes Percepat Bantuan Medis, Puskesmas Diminta Siagakan Rumah Oksigen
Nasional

Kemenkes Percepat Bantuan Medis, Puskesmas Diminta Siagakan Rumah Oksigen

Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:49 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Kemenkes Percepat Bantuan Medis, Puskesmas Diminta Siagakan Rumah Oksigen

Keterangan Foto: Pemberian oksigen karena asap. MC Kemenkes. TD-YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat upaya penanganan dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan. Langkah yang disiapkan meliputi penambahan bantuan masker, penyediaan alat konsentrator oksigen, distribusi obat-obatan, serta perluasan layanan rumah oksigen bagi masyarakat terdampak kabut asap.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Kesehatan yang dipublikasikan pada Minggu (18/10/2026), pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan medis masyarakat terpenuhi secara cepat dan tepat sasaran.

    Baca juga:
  • Kepala BNPB Terjun ke Sumsel, Pimpin Operasi Taktis Penanganan Karhutla

  • BNPB dan BMKG Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Bencana

  • Kemenpar Manfaatkan WITF 2026 untuk Perluas Pasar Pariwisata Indonesia

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanganan karhutla bidang kesehatan di Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Dalam pertemuan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sugiono, menekankan perlunya langkah darurat yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang terpapar asap.

"Pemenuhan kebutuhan medis dan logistik harus dieksekusi sesegera mungkin. Kita semua harus bergerak bersama mengambil langkah cepat dan sigap untuk mengatasi ancaman kesehatan yang dihadapi masyarakat terdampak Karhutla," ujar Sugiono.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan percepatan pengiriman perlengkapan medis dan penguatan pelayanan kesehatan darurat. Pemerintah pusat juga meminta dinas kesehatan di daerah bergerak aktif sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Salah satu langkah utama yang diperintahkan adalah pengiriman tambahan sebanyak 500 ribu masker untuk setiap provinsi terdampak. Bantuan tersebut akan disertai alat konsentrator oksigen (oxygen concentrator) dan pasokan obat-obatan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

"Kirimkan segera 500 ribu masker tambahan untuk setiap provinsi terdampak, beserta oxygen concentrator, dan pasokan obat-obatan yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Seluruh Puskesmas di wilayah terdampak wajib membuka layanan rumah oksigen dan menjamin ketersediaan obat-obatan, khususnya untuk penanganan ISPA dan diare," tegas Budi.

Kebijakan tersebut menyasar tujuh provinsi yang terdampak karhutla, yakni Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Rapat koordinasi itu turut melibatkan kepala dinas kesehatan tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kepala puskesmas, serta pimpinan unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkes. Koordinasi dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan situasi di lapangan sekaligus memastikan bantuan kesehatan tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain penyaluran logistik, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia). Kemenkes bersama pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan tenaga kesehatan setempat menyiapkan pelayanan Posyandu dari rumah ke rumah.

Layanan tersebut bertujuan memastikan kelompok rentan tetap memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan meskipun masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah akibat paparan kabut asap.

Budi juga meminta tenaga kesehatan memberikan pertolongan kepada petugas pemadam kebakaran yang mengalami gangguan kesehatan ketika menjalankan tugas di lapangan. Langkah ini dinilai penting mengingat petugas pemadam menghadapi risiko paparan asap selama proses penanganan kebakaran.

Untuk memperkuat pengawasan dan pelayanan di daerah, Kemenkes kembali mengerahkan tim Pusat Krisis Kesehatan (Puskris). Tim tersebut bertugas memantau penyaluran bantuan, memastikan operasional rumah oksigen berjalan, serta mengidentifikasi kebutuhan medis masyarakat di wilayah terdampak.

Melalui rangkaian langkah tersebut, pemerintah berupaya mempercepat penanganan dampak kesehatan akibat karhutla, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan akses layanan medis selama kondisi kabut asap berlangsung.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Kemenkes Kementerian Kesehatan karhutla 2026 kabut asap kebakaran hutan dan lahan masker rumah oksigen ISPA Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Kemenpar Manfaatkan WITF 2026 untuk Perluas Pasar Pariwisata Indonesia

    Minggu, 18 Okt 2026 | 14:41 WIB
  • Nasional

    Erick Thohir Saksikan IWL 2026, Persita Women Taklukkan Garudayaksa

    Minggu, 18 Okt 2026 | 14:30 WIB
  • Peristiwa

    Polisi Hadir Saat Ibadah Minggu, Kompol Nurman Pastikan Jemaat HKBP Gunung Sari Merasa Aman

    Minggu, 18 Okt 2026 | 11:56 WIB
  • Peristiwa

    Kamtibmas Kondusif, Polsek Batu Hampar Intensifkan Program 'Polisi Bersama Masyarakat' ?

    Minggu, 18 Okt 2026 | 11:18 WIB
  • Hukum

    Operasi Sarang Narkoba di THM Pekanbaru: 2 Pengunjung Diciduk, Asal-usul Barang Diburu ?

    Minggu, 18 Okt 2026 | 09:15 WIB

Terpopuler

  • #1

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #2

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #3

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #4

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #5

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #8

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #9

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB

HUKRIM

  • Operasi Sarang Narkoba di THM Pekanbaru: 2 Pengunjung Diciduk, Asal-usul Barang Diburu  ?

    Operasi Sarang Narkoba di THM Pekanbaru: 2 Pengunjung Diciduk, Asal-usul Barang Diburu ?

    Minggu, 18 Okt 2026 | 09:15 WIB
  • Polresta Pekanbaru Hantam Kampung Narkoba Pangeran Hidayat: Sabu & Sajam Disita!  ?

    Polresta Pekanbaru Hantam Kampung Narkoba Pangeran Hidayat: Sabu & Sajam Disita! ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 17:45 WIB
  • Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu  ?

    Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 15:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Limbah Sawit Diolah Jadi Biometana, Emisi Karbon Ditargetkan Turun 28.000 Ton per Tahun

    Limbah Sawit Diolah Jadi Biometana, Emisi Karbon Ditargetkan Turun 28.000 Ton per Tahun

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 22:53 WIB
  • Petrokimia Gresik Olah Emisi Karbon Menjadi Bahan Baku Soda Ash

    Petrokimia Gresik Olah Emisi Karbon Menjadi Bahan Baku Soda Ash

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 22:03 WIB
  • Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

    Kemenbud Gelar Wayang Kulit, Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 19:43 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com