https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker •   Wabup Yuliantini Antar Jenazah Wakil Ketua DPRD Inhil H. Andi Rusli ke Pemakaman •   Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu ? •   TFPK Siak Tegaskan Klaim 291 Hektare di Dayun Harus Lewati Verifikasi Hukum
Home › Politik › Irma Suryani Desak Kemenkes Turun Tangan Bantu Ratusan Ribu Warga Terdampak ISPA Akibat Karhutla
Politik
Pulau Jawa & Madura

Irma Suryani Desak Kemenkes Turun Tangan Bantu Ratusan Ribu Warga Terdampak ISPA Akibat Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:04 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Irma Suryani Desak Kemenkes Turun Tangan Bantu Ratusan Ribu Warga Terdampak ISPA Akibat Karhutla

Keterangan Foto: Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago. Foto : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin parah di sejumlah wilayah Indonesia. Selain menyebabkan penurunan kualitas udara, bencana tersebut juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama akibat paparan asap yang memicu gangguan pernapasan.

Irma mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai kondisi karhutla dan dampaknya terhadap kesehatan warga. Ia pun meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengambil langkah untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.

    Baca juga:
  • BAM DPR Soroti Dugaan Keterlibatan Tiga Pegawai BNI dalam Transaksi Belasan Miliar

  • Syafruddin : Keselamatan Rakyat Lebih Utama, Pemerintah Tak Perlu Gengsi Terima Bantuan

  • Irma Suryani Soroti Perlindungan Pekerja di Tengah Karhutla

Pada Senin (12/10/2026), Irma melakukan kunjungan kerja reses ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, salah satu daerah yang terdampak karhutla. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi perwakilan Kemenkes.

“Di Banjarmasin sendiri udara masih berasap, meskipun sudah sedikit mereda. Pada saat rapat dengan Pemda di sana, saya sudah menyampaikan kepada Kemenkes untuk segera membantu masyarakat yang terdampak karhutla parah,” kata Irma dalam keterangan persnya, Jumat (16/10/2026).

Selain Kalimantan Selatan, Irma juga menerima laporan mengenai kondisi karhutla di Kalimantan Tengah yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Asap pekat dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah hingga membuat langit tampak menguning.

“Hari ini saya dilaporkan oleh masyarakat Kalimantan Tengah, udara di sana sudah sangat mengkhawatirkan. Udara sudah mulai tampak menguning dan pasti sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian warga yang membagikan foto dan video melalui media sosial. Paparan asap karhutla tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dikeluhkan menyebabkan gangguan pernapasan dan iritasi mata.

Irma menegaskan, masyarakat yang terdampak harus segera mendapatkan pendampingan dan pelayanan kesehatan. Menurutnya, dampak asap karhutla tidak terbatas pada infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan lainnya.

“Masyarakat terdampak harus segera didampingi kesehatannya. Karena dampaknya bukan saja ISPA, tapi juga sakit mata dan penyakit lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenkes per 13 Oktober 2026, jumlah kumulatif kasus ISPA yang dikaitkan dengan karhutla mencapai 283.270 kasus. Kasus tersebut tersebar di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 219.559 kasus dialami penduduk berusia di atas lima tahun, sedangkan 63.711 kasus terjadi pada anak berusia di bawah lima tahun.

Kalimantan Selatan mencatat jumlah kasus ISPA tertinggi, yakni 74.636 kasus. Sementara itu, Sumatera Selatan menempati posisi kedua dengan 74.458 kasus.

Selain meningkatkan risiko gangguan pernapasan, karhutla juga berdampak pada kualitas udara di sejumlah daerah. Berdasarkan laporan yang disampaikan, kualitas udara di 12 kabupaten/kota masuk kategori berbahaya.

Wilayah tersebut meliputi enam kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, satu di Kalimantan Selatan, dua di Jambi, dua di Sulawesi Selatan, dan satu di Riau.

Asap karhutla mengandung berbagai polutan berbahaya, termasuk partikel halus PM2.5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, serta senyawa organik beracun. Paparan polutan tersebut dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan, dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya.

Karena itu, penanganan karhutla perlu diiringi langkah perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Upaya tersebut antara lain melalui pemantauan kualitas udara, penyediaan layanan kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi paparan asap selama kondisi udara masih buruk. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi IXDPR RIKemenkesKarhutla
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Hotspot Nihil, BPBD Pekanbaru Tetap Gencarkan Patroli Karhutla

    Jumat, 16 Okt 2026 | 10:49 WIB
  • Nasional

    Kristomei Sianturi Prioritaskan Penanganan Karhutla, Banjir dan Erupsi Gunung Api

    Kamis, 15 Okt 2026 | 22:01 WIB
  • Nasional

    Pemerintah Kerahkan Satgas Darat dan Udara untuk Atasi Karhutla

    Minggu, 11 Okt 2026 | 18:50 WIB
  • Nasional

    KY Perlu Diperkuat untuk Menjaga Independensi dan Etika Hakim

    Selasa, 06 Okt 2026 | 17:42 WIB
  • Politik

    DPR Kawal Penanganan Banjir Padang, Puan : Keselamatan Warga Prioritas

    Selasa, 13 Okt 2026 | 20:07 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #6

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #8

    Ayah Selebgram Pekanbaru Jadi Tersangka, Diduga Tipu Korban Modus Proyek Batu Bara

    Selasa, 06 Okt 2026 - 15:21 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Polsek Payung Sekaki Kawal Jagung hingga Masa Panen

    Rabu, 07 Okt 2026 - 10:52 WIB

HUKRIM

  • Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu  ?

    Nyamar Pakai Motor PCX, Bandar Narkoba Dumai Diciduk Saat Bawa 15,3 Gram Sabu ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 15:50 WIB
  • Sah! Kombes Ronny Riantoko Resmi Jabat Kapolresta Pekanbaru Gantikan Muharman Arta  ?

    Sah! Kombes Ronny Riantoko Resmi Jabat Kapolresta Pekanbaru Gantikan Muharman Arta ?

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 15:27 WIB
  • Polisi Gerebek Lokasi Rawan Narkoba di Pekanbaru, 3 Pria Positif Sabu dan Bong Disita

    Polisi Gerebek Lokasi Rawan Narkoba di Pekanbaru, 3 Pria Positif Sabu dan Bong Disita

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 10:05 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • MSCI Soroti Pasar Saham RI, Airlangga Desak Reformasi Nyata

    MSCI Soroti Pasar Saham RI, Airlangga Desak Reformasi Nyata

    Jumat, 16 Okt 2026 | 21:21 WIB
  • SF Hariyanto Turun ke Tenayan Raya, Warga Terima Beras dan Minyak Gratis

    SF Hariyanto Turun ke Tenayan Raya, Warga Terima Beras dan Minyak Gratis

    Kamis, 15 Okt 2026 | 16:11 WIB
  • Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Selasa, 13 Okt 2026 | 21:01 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com