Home › Daerah › Polda Riau Turun ke Masjid Ajak Warga Jaga Keamanan dan Lestarikan Lingkungan
Polda Riau Turun ke Masjid Ajak Warga Jaga Keamanan dan Lestarikan Lingkungan
Keterangan Foto: Polda Riau Turun ke Masjid Ajak Warga Jaga Keamanan dan Lestarikan Lingkungan. Dok. Humas.TD/Azhar
PEKANBARU, Tabloid Diksi — Polda Riau terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Subuh Keliling (Suling). Tak hanya salat berjamaah, kegiatan ini menjadi ruang dialog antara polisi dan warga untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menggaungkan gerakan pelestarian lingkungan melalui program Green Policing.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026) mulai pukul 04.30 WIB.
- Baca juga:
Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Tris Lesmana Zeviansyah bersama jajaran Polda Riau, personel Kodam XIX Tuanku Tambusai, pengurus masjid, dan jamaah mengikuti salat Subuh berjamaah. Hadir pula Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, Dir Samapta Polda Riau Kombes Pol Syahrial M. Said, serta Kombes Pol Anton Setyo Hartanto.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Tris Lesmana menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak boleh sebatas menjalankan kegiatan seremonial. Lebih dari itu, polisi harus mampu mendengar keluhan warga, menyerap aspirasi, dan mencari solusi atas persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Menurutnya, langkah pencegahan harus dikedepankan sebelum gangguan kamtibmas berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli, sambang, serta komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kehadiran Polri bukan sekadar untuk memenuhi kegiatan, melainkan sebagai wujud nyata bahwa Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga,” ujar Tris Lesmana.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan berbagai persoalan, mulai dari pencurian, gangguan ketertiban, hingga masalah sosial yang membutuhkan penanganan bersama. Warga dapat menyampaikan informasi melalui jajaran Polsek, Polres, maupun Polda Riau.
Tris menekankan, sinergi antara Polri, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Polri harus menjadi bagian dari solusi atau problem solver bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun agar setiap persoalan dapat dicarikan jalan keluar bersama,” tegasnya.
Gaungkan Green Policing, Target Penanaman Satu Juta Pohon
Tak hanya berbicara soal keamanan, Polda Riau turut memanfaatkan program Subuh Keliling untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan melalui Green Policing.
Dalam kesempatan tersebut, Tris Lesmana mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam gerakan penghijauan. Ia menyampaikan bahwa pada 2026 terdapat target penanaman hingga satu juta pohon yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari tindakan sederhana, seperti menanam dan merawat pohon di halaman rumah, masjid, maupun tempat kerja.
Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan Suling kali ini dirangkai dengan penanaman empat bibit pohon di halaman belakang Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin.
Langkah tersebut diharapkan menjadi awal tumbuhnya gerakan penghijauan berbasis komunitas, dengan masjid sebagai salah satu pusat edukasi dan penggerak kepedulian lingkungan. Dengan demikian, pesan menjaga alam tidak berhenti pada imbauan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dilakukan bersama.
Pengurus Masjid Apresiasi Kehadiran Polda Riau
Ketua Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin, Dr. H. Arbakmis Lamid, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Subuh Keliling yang mempertemukan jajaran kepolisian dengan pengurus masjid dan jamaah.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan Subuh Keliling Polda Riau ini. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah-tengah jamaah tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Arbakmis.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.
Melalui program Subuh Keliling, Polda Riau berupaya membangun kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, memperkuat komunikasi untuk mencegah gangguan kamtibmas, serta menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan.
Perpaduan pesan keamanan dan aksi penanaman pohon tersebut menegaskan bahwa menjaga ketenteraman masyarakat dan merawat kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.






Komentar Via Facebook :