Home › Daerah › Indeks Harmoni Riau 7,32, Radikalisme Digital Jadi Perhatian
Indeks Harmoni Riau 7,32, Radikalisme Digital Jadi Perhatian
Keterangan Foto: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Boby Rachmat. Ist/YS
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat langkah pencegahan radikalisme dan ekstremisme berbasis kekerasan meski Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Riau tahun 2026 mencapai 7,32 dengan kategori sangat baik.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Boby Rachmat, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kondisi kerukunan masyarakat masih terkendali. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama terhadap penyebaran paham ekstrem melalui ruang digital.
- Baca juga:
“Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Riau 2026 berada di angka 7,32, yaitu kategori sangat baik, sehingga kondisi kita saat ini bisa dibilang terkendali,” ujar Boby dalam lokakarya penguatan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAD-PE) di Hotel Pangeran, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, anak-anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar konten bermuatan radikalisme di internet. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk memperluas edukasi dan meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran paham tersebut.
Boby juga menyebutkan, penyusunan RAD-PE Riau masih dalam proses penyelesaian. Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman dalam memperkuat koordinasi lintas instansi, pertukaran data, serta deteksi dini terhadap potensi ancaman ekstremisme.
“RAD-PE saat ini memang belum ditetapkan, tetapi tidak lama lagi akan selesai dan ditetapkan sebagai pedoman dalam memperkuat upaya pencegahan ekstremisme di daerah,” jelasnya.
Kesbangpol Riau turut melibatkan paguyuban dan organisasi kemasyarakatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.






Komentar Via Facebook :