https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Prabowo Percepat Revitalisasi Lebih dari 200 Museum dan Situs Budaya •   RUU Sisdiknas Bakal Atur Penyetaraan Ijazah Luar Negeri •   Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan •   Prabowo Tunjuk Satyawan Pudyatmoko Pimpin Badan Gambut dan Mangrove Nasional
Home › Ekonomi › Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan
Ekonomi

Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:36 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

Keterangan Foto: Wamenko, Dradjad Hari Wibowo. TD/YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Tekanan inflasi di Indonesia dinilai lebih banyak dipengaruhi oleh biaya produksi dan keterbatasan pasokan barang dibandingkan lonjakan permintaan masyarakat. Kondisi ini membuat pemerintah perlu memperkuat ketersediaan barang agar kenaikan harga dapat dikendalikan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, karakteristik inflasi di Indonesia cenderung mengarah pada cost-push inflation, yakni kenaikan harga yang dipicu meningkatnya biaya atau terganggunya pasokan.

    Baca juga:
  • Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

  • Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

  • Riau Jajaki Pelabuhan Buruk Bakul, Bidik Pasar Asia Tenggara

Menurut Dradjad, daya beli masyarakat yang masih terjaga tidak selalu menjamin stabilitas harga apabila ketersediaan barang belum mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Daya beli bagus, suplainya enggak cukup, ya otomatis akhirnya terjadi inflasi,” ujarnya di kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Ia mencontohkan, ketergantungan terhadap produk impor, termasuk barang elektronik, juga dapat memengaruhi pergerakan harga di dalam negeri.

Untuk memperkuat pengendalian inflasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan berkoordinasi dengan BPS serta kementerian dan lembaga terkait. Langkah ini ditujukan untuk menyelaraskan data dan memperbaiki pencatatan aktivitas ekonomi agar kebijakan pemerintah dapat disusun berdasarkan informasi yang lebih akurat.

Dradjad mengatakan, pembenahan data tersebut juga diperlukan untuk memastikan berbagai aktivitas ekonomi tercatat secara lebih menyeluruh. Pemerintah turut mencermati perkembangan ekspor neto sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, BPS mencatat inflasi tahunan Indonesia pada September 2026 mencapai 3,28 persen. Secara bulanan, inflasi berada di angka 0,30 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu pendorong utama inflasi bulanan. Kelompok tersebut mengalami inflasi 0,88 persen dengan kontribusi sebesar 0,26 persen.

Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi 0,14 persen. Penurunan harga emas perhiasan menjadi salah satu faktor yang menekan inflasi pada kelompok tersebut.

BPS juga mencatat inflasi inti sebesar 0,10 persen dengan andil 0,06 persen. Biaya kuliah akademi atau perguruan tinggi termasuk komoditas yang memberikan kontribusi terhadap inflasi inti.

Adapun kelompok harga yang diatur pemerintah mencatat inflasi relatif rendah, mendekati nol. Harga bensin memberikan kontribusi terhadap inflasi, sedangkan tarif angkutan udara menjadi salah satu faktor penekan harga.

Data tersebut menunjukkan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan daya beli masyarakat, tetapi juga membutuhkan upaya menjaga kelancaran pasokan, kestabilan biaya produksi, serta ketepatan kebijakan ekonomi.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

inflasi Indonesia Dradjad Hari Wibowo Wamenko Perekonomian BPS harga kebutuhan pokok pasokan barang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Menhut Minta Penanganan Karhutla di Kalsel Tetap Maksimal, Hotspot Turun Jadi 15 Titik

    Senin, 12 Okt 2026 | 17:38 WIB
  • Nasional

    Prabowo Tunjuk Satyawan Pudyatmoko Pimpin Badan Gambut dan Mangrove Nasional

    Senin, 12 Okt 2026 | 21:09 WIB
  • Peristiwa

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 | 20:18 WIB
  • Daerah

    HUT ke-27 Kuansing, DPRD Dorong Pembangunan Merata di Tengah Keterbatasan Anggaran

    Senin, 12 Okt 2026 | 19:09 WIB
  • Hukum

    Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Senin, 12 Okt 2026 | 18:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #6

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #9

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB

HUKRIM

  • Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Senin, 12 Okt 2026 | 18:20 WIB
  • Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Senin, 12 Okt 2026 | 16:49 WIB
  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Senin, 12 Okt 2026 | 15:39 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Senin, 12 Okt 2026 | 22:36 WIB
  • Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Minggu, 11 Okt 2026 | 20:02 WIB
  • Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Jumat, 09 Okt 2026 | 20:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com