https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sabu 3,43 Gram Disimpan dalam Dompet Motif Bunga, Pria di Kampar Diciduk Polisi •   Cegah Gangguan Kamtibmas, Kapolsek Batu Hampar Ajak Warga Rohil Tak Pasif Jaga Lingkungan •   Dansat Brimob Riau Apresiasi Prestasi Penembak, Bripda Rafif Raih Emas di Kejuaraan Pulanggeni •   Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto Hadiri Farewell Parade Herry Heryawan dan Penyambutan Kapolda Baru
Home › Politik › Iyeth Bustami Minta BPH Migas dan Pertamina Cari Solusi Kesulitan BBM Nelayan Pesisir
Politik
Pulau Jawa & Madura

Iyeth Bustami Minta BPH Migas dan Pertamina Cari Solusi Kesulitan BBM Nelayan Pesisir

Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:00 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Iyeth Bustami Minta BPH Migas dan Pertamina Cari Solusi Kesulitan BBM Nelayan Pesisir

Keterangan Foto: Anggota Komisi XII DPR RI, Iyeth Bustami. Ket : Humas DPR RI. TD.YS

BATAM, Tabloid Diksi — Anggota Komisi XII DPR RI, Iyeth Bustami, meminta pemerintah dan badan usaha penyalur bahan bakar minyak (BBM) mencari solusi konkret untuk mengatasi antrean solar bersubsidi yang menyulitkan nelayan di wilayah pesisir dan kepulauan.

Menurutnya, kemudahan akses terhadap BBM perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi nelayan di pulau-pulau kecil yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan solar sebagai bahan bakar utama aktivitas melaut.

    Baca juga:
  • Misbakhun Desak Kemenkeu Cari Akar Masalah Rendahnya Penerimaan Pajak

  • DPR RI Tegaskan Pejabat Pemerintahan Wajib Patuhi Putusan Pengadilan Inkrah

  • DPR Minta Reforma Agraria Dipercepat, Penyelesaian Konflik Pertanahan Jadi Prioritas

Persoalan tersebut disampaikan Iyeth berdasarkan pengalamannya mengunjungi sejumlah wilayah pesisir di Provinsi Riau, di antaranya Kepulauan Meranti, Pulau Rupat, dan Bengkalis.

Dalam pendalaman bersama mitra sektor energi pada Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/10/2026), Iyeth menggambarkan kondisi antrean solar yang harus dihadapi nelayan untuk memenuhi kebutuhan melaut.

“Di sana ngeri, solarnya ngantri. Antrean solarnya panjang sekali, kita merasa kasihan karena nelayan-nelayan itu kesulitan untuk mendapatkan solar subsidi,” ujar Iyeth.

Ia menilai, distribusi BBM bersubsidi di wilayah pesisir perlu mempertimbangkan kondisi geografis, keterbatasan infrastruktur, serta potensi gangguan cuaca yang dapat menghambat mobilitas masyarakat.

Salah satu alternatif yang menurutnya perlu dikaji ialah penyediaan fasilitas penampungan atau sarana penyaluran BBM di pulau-pulau kecil. Dengan demikian, nelayan tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh hanya untuk mendapatkan solar.

“Bagaimana sebenarnya solusi penyelesaiannya dari BPH Migas maupun Pertamina Patra Niaga? Apa langkah konkret yang harus kita kerjakan?” tanyanya.

Politisi Fraksi PKB tersebut juga mengingatkan risiko keselamatan yang dihadapi nelayan ketika harus menggunakan perahu untuk menempuh perjalanan jauh demi memperoleh BBM.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan apabila persediaan bahan bakar habis sebelum mereka mencapai lokasi tujuan. Karena itu, menurutnya, persoalan akses solar bersubsidi tidak hanya berkaitan dengan distribusi energi, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlangsungan mata pencaharian nelayan.

Dalam pertemuan tersebut, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan BBM bagi nelayan memerlukan koordinasi dengan kementerian terkait serta penyesuaian berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyediaan sarana penyaluran BBM juga menghadapi tantangan, terutama apabila volume kebutuhan di suatu lokasi belum mencukupi untuk mendukung keekonomian usaha.

Menanggapi persoalan tersebut, Iyeth menegaskan Komisi XII DPR RI akan menindaklanjutinya melalui fungsi pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait.

Ia berharap, berbagai kendala distribusi solar bersubsidi di wilayah pesisir dan kepulauan dapat dicarikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi geografis di lapangan.

Dengan akses BBM yang lebih mudah dan distribusi yang tepat sasaran, nelayan di pulau-pulau kecil diharapkan dapat menjalankan aktivitas melaut tanpa harus terbebani antrean panjang maupun perjalanan jauh untuk mendapatkan solar. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Kesulitan BBMNelayanIyeth BustamiBPH MigasPertamina
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Pertamina Beri Harga Khusus BBM, Diskon Rp450 per Liter Selama Promo Kemerdekaan

    Selasa, 18 Agu 2026 | 18:05 WIB
  • Daerah

    SF Hariyanto Dorong PHR Perkuat CSR untuk Bantu Perbaikan Jalan Rusak di Riau

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 19:48 WIB
  • Ekonomi

    Bertemu Dirut Pertamina di Hambalang, Prabowo Bahas B50 hingga Restrukturisasi BUMN

    Senin, 10 Agu 2026 | 08:50 WIB
  • Ekonomi

    Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

    Sabtu, 08 Agu 2026 | 23:08 WIB
  • Ekonomi

    Menko Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tetap Rp10 Ribu hingga Akhir 2026

    Rabu, 05 Agu 2026 | 22:08 WIB

Terpopuler

  • #1

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #6

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #7

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #9

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB

HUKRIM

  • Sabu 3,43 Gram Disimpan dalam Dompet Motif Bunga, Pria di Kampar Diciduk Polisi

    Sabu 3,43 Gram Disimpan dalam Dompet Motif Bunga, Pria di Kampar Diciduk Polisi

    Senin, 12 Okt 2026 | 13:09 WIB
  • Sabu 0,41 Gram Ditemukan di Atas Kasur, Pria di Kampar Ditangkap Polisi

    Sabu 0,41 Gram Ditemukan di Atas Kasur, Pria di Kampar Ditangkap Polisi

    Minggu, 11 Okt 2026 | 09:44 WIB
  • Berawal dari Laporan Warga, Polsek XIII Koto Kampar Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

    Berawal dari Laporan Warga, Polsek XIII Koto Kampar Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu

    Jumat, 09 Okt 2026 | 11:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Jumat, 09 Okt 2026 | 20:36 WIB
  • Riau Jajaki Pelabuhan Buruk Bakul, Bidik Pasar Asia Tenggara

    Riau Jajaki Pelabuhan Buruk Bakul, Bidik Pasar Asia Tenggara

    Jumat, 09 Okt 2026 | 19:15 WIB
  • APBN 2026-2027 Tak Andalkan Dividen Danantara, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

    APBN 2026-2027 Tak Andalkan Dividen Danantara, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

    Kamis, 08 Okt 2026 | 10:53 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com