Home › Peristiwa › Bukan Sekadar Tanam Pohon, Polsek Tapung Tanam Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
Bukan Sekadar Tanam Pohon, Polsek Tapung Tanam Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
Keterangan Foto: Bukan Sekadar Tanam Pohon, Polsek Tapung Tanam Kesadaran Lingkungan Sejak Dini. Dok. Humas.TD/Azhar
KAMPAR, Tabloid Diksi — Sebanyak 100 bibit pohon ditanam polisi bersama pelajar dan warga di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Tak sekadar penghijauan, kegiatan tersebut menjadi momentum menanam kesadaran menjaga alam sejak usia dini melalui program Green Policing.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai. Penanaman dilakukan di tiga lokasi, yakni Kelas Jauh SDN 007 Desa Sungai Agung, MTs Qurotaayunin dan lingkungan warga Desa Petapahan.
- Baca juga:
Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, S.H. memimpin kegiatan tersebut didampingi Wakapolsek Tapung AKP Ferry Fadillah, S.H. dan para Bhabinkamtibmas.
Para siswa dan warga tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka tidak hanya mendapatkan sosialisasi tentang lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penanaman pohon.
Beragam bibit ditanam, di antaranya durian, jambu, kelengkeng, mangga, manggis, alpukat dan rambutan. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki fungsi penghijauan sekaligus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat ketika tumbuh dan berbuah.
Kompol Y.E. Bambang Dewanto mengatakan, menjaga lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Menjaga alam bukan tugas satu pihak saja. Semua memiliki tanggung jawab, termasuk para siswa dan masyarakat," kata Bambang.
Ia meminta para pelajar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.
"Jadilah pelopor. Ajak keluarga dan teman untuk menjaga kebersihan, merawat tanaman dan tidak merusak lingkungan. Apa yang ditanam hari ini merupakan investasi untuk masa depan," tambahnya.
Pesan tersebut langsung diwujudkan melalui aksi gotong royong. Personel Polsek Tapung, siswa dan warga bersama-sama menanam bibit pohon di lokasi yang telah ditentukan.
Bagi kepolisian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan dengan masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Polsek Tapung berharap gerakan Green Policing tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi budaya di tengah masyarakat. Sebab, lingkungan yang hijau dan terawat tidak hanya menjadi warisan bagi generasi berikutnya, tetapi juga menjadi bagian dari kualitas kehidupan masyarakat saat ini.






Komentar Via Facebook :