Home › Peristiwa › Lima Jam Tempuh Medan Ekstrem, Polisi-TNI Hijaukan Lahan Bekas Kebakaran dengan 300 Pohon
Lima Jam Tempuh Medan Ekstrem, Polisi-TNI Hijaukan Lahan Bekas Kebakaran dengan 300 Pohon
Keterangan Foto: Lima Jam Tempuh Medan Ekstrem, Polisi-TNI Hijaukan Lahan Bekas Kebakaran dengan 300 Pohon. Dok. Humas.TD/Azhar
KAMPAR, Tabloid Diksi — Sebanyak 300 pohon ditanam di lahan pascakebakaran di Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Untuk sampai ke lokasi, personel gabungan Polres Kampar dan Kodim 0313/KPR bahkan harus menempuh perjalanan sekitar lima jam melewati medan terjal.
Aksi penghijauan tersebut digelar Selasa (29/9/2026) sore. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S.S.I.K. dan Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si. turun langsung memimpin kegiatan yang berlangsung pukul 16.30 hingga 18.30 WIB.
- Baca juga:
Sebanyak 57 personel terlibat dalam aksi tersebut. Rinciannya, 25 personel Polres Kampar, 12 personel Polsek Kampar Kiri dan 20 personel TNI.
Rombongan berangkat dari Mapolsek Kampar Kiri menuju lokasi dengan jarak sekitar 50 kilometer. Hujan membuat jalur semakin sulit dilalui karena kondisi jalan licin, berbatu dan berkelok di kawasan perbukitan.
Tak sedikit kendaraan yang mengalami kesulitan melewati medan tersebut. Bahkan beberapa kendaraan sempat tergelincir. Di lokasi penanaman, jaringan komunikasi juga sangat terbatas sehingga koordinasi dilakukan secara langsung antarpersonel.
Setelah tiba, personel langsung membagi tugas. Lima titik kawasan ditanami ratusan bibit pohon dari berbagai jenis yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan penanaman pohon menjadi langkah nyata untuk mengembalikan kondisi lingkungan yang sempat rusak akibat kebakaran.
"Melihat tanah yang sempat hangus, kita tahu perjuangan ini sepadan. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah bagian dari upaya pemulihan dan harapan agar kehidupan kembali tumbuh," ujar Boby.
Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo mengatakan sinergi TNI-Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.
Menurutnya, upaya menjaga bumi tidak berhenti pada penanaman pohon. Bibit yang telah ditanam harus dirawat dan dipantau agar benar-benar tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup sekitar pukul 18.30 WIB. Meski harus melewati perjalanan panjang dan medan berat, personel gabungan membawa misi yang sama, yakni memulihkan lahan dan mendorong kawasan tersebut kembali hijau.
Polres Kampar bersama Kodim 0313/KPR selanjutnya akan mendorong pemantauan pertumbuhan tanaman bersama masyarakat. Langkah tersebut diharapkan membuat penghijauan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari pemulihan lingkungan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara berkelanjutan.






Komentar Via Facebook :