https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Paus Raksasa Diduga Mati dan Tersangkut di Mangrove Inhil, Polisi Larang Warga Mendekat •   Cegah Kejahatan Sebelum Terjadi, Polsek Batu Hampar Perkuat Patroli Malam •   Legislator Kampar Inisial F Jadi Tersangka Diduga Alih Fungsi Kawasan •   Pemerintah Siapkan Pendidikan Gratis Mulai dari TK Hingga PTN
Home › Peristiwa › Paus Raksasa Diduga Mati dan Tersangkut di Mangrove Inhil, Polisi Larang Warga Mendekat
Peristiwa
Indragiri Hilir

Paus Raksasa Diduga Mati dan Tersangkut di Mangrove Inhil, Polisi Larang Warga Mendekat

Jumat, 25 September 2026 | 11:45 WIB,  
Penulis : Azhar
Paus Raksasa Diduga Mati dan Tersangkut di Mangrove Inhil, Polisi Larang Warga Mendekat

Keterangan Foto: Paus Raksasa Diduga Mati dan Tersangkut di Mangrove Inhil, Polisi Larang Warga Mendekat. TD/Azhar

INHIL, Tabloid Diksi – Penemuan bangkai mamalia laut berukuran raksasa menghebohkan warga Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Bangkai yang diduga kuat merupakan seekor paus itu ditemukan tersangkut di kawasan mangrove Sungai Bahale pada Rabu (23/9/2026) malam.

Ukuran bangkai tersebut membuat warga terkejut. Mamalia laut itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 8 meter dan berat hingga 4 ton. Tubuhnya sebagian masih terlihat di permukaan, sementara bagian lainnya tertanam di lumpur dan terhimpit akar serta pepohonan mangrove.

    Baca juga:
  • Cegah Kejahatan Sebelum Terjadi, Polsek Batu Hampar Perkuat Patroli Malam

  • Perang Melawan Halinar, Lapas Pekanbaru Kerahkan TNI-Polri-BNN Sisir Blok Hunian dan Tes Urine

  • Antisipasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Batu Hampar “Halo-Halo” Keliling Pakai TOA Ingatkan Warga

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto mengatakan, polisi menerima laporan masyarakat mengenai penemuan tersebut sekitar pukul 22.40 WIB.

Namun, proses pemeriksaan tidak bisa langsung dilakukan malam itu. Selain lokasi yang berada di kawasan terpencil, medan mangrove yang berlumpur serta minimnya pencahayaan membuat proses identifikasi berisiko dilakukan secara terburu-buru.

"Proses identifikasi mendalam belum bisa langsung dilakukan pada malam penemuan karena kendala medan dan penerangan yang sangat minim," kata Donny, Kamis (25/9/2026).

Kondisi lokasi juga menjadi perhatian karena kawasan Sungai Bahale merupakan habitat sejumlah satwa liar. Di antaranya terdapat buaya muara dan biawak yang berpotensi mendekati bangkai karena aroma pembusukan.

Bangkai mamalia laut tersebut diketahui sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. Kondisi itu memperkuat dugaan bahwa hewan tersebut telah mati beberapa hari sebelum ditemukan warga dan kemudian tersangkut di kawasan mangrove.

Polres Inhil kini menggandeng instansi terkait untuk mengungkap identitas mamalia laut tersebut. Koordinasi dilakukan dengan BKSDA dan dinas kelautan setempat, termasuk untuk memastikan spesies dan mencari tahu penyebab kematiannya.

"Untuk menangani hal ini, Polres Inhil segera berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BKSDA dan dinas kelautan setempat guna memastikan jenis spesies serta penyebab pasti kematiannya," ujar Donny.

Polisi menegaskan penanganan bangkai tidak boleh dilakukan sembarangan. Selain berpotensi membahayakan keselamatan karena kondisi alam sekitar, bangkai yang membusuk juga dapat membawa risiko kesehatan akibat bakteri atau kontaminasi.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mendekati, memotong, mengambil, apalagi membawa bagian tubuh bangkai tersebut.

"Hal ini dilakukan demi mengantisipasi penyebaran bakteri atau bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkan dari proses pembusukan," jelas Donny.

Polisi saat ini memprioritaskan pengamanan area sembari menunggu proses pemeriksaan oleh tenaga ahli dan instansi teknis. Warga yang menemukan kejadian serupa di wilayah pesisir Inhil juga diminta segera melapor kepada aparat.

Langkah tersebut diperlukan agar setiap temuan satwa laut dapat ditangani secara tepat, sekaligus mencegah risiko terhadap keselamatan warga dan menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Inhil
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #7

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Legislator Kampar Inisial F Jadi Tersangka Diduga Alih Fungsi Kawasan

    Legislator Kampar Inisial F Jadi Tersangka Diduga Alih Fungsi Kawasan

    Jumat, 25 Sep 2026 | 07:12 WIB
  • Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 | 15:54 WIB
  • Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Kamis, 24 Sep 2026 | 09:43 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com