Home › Peristiwa › Bukan Cuma Bagi Masker, Polsek Payung Sekaki Edukasi Warga Cegah Asap dan Karhutla
Bukan Cuma Bagi Masker, Polsek Payung Sekaki Edukasi Warga Cegah Asap dan Karhutla
Keterangan Foto: Bukan Cuma Bagi Masker, Polsek Payung Sekaki Edukasi Warga Cegah Asap dan Karhutla. TD/Azhar
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Mengantisipasi dampak kualitas udara yang kurang baik, Polsek Payung Sekaki tidak hanya turun membagikan masker, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar ikut mencegah munculnya asap akibat pembakaran lahan.
Sebanyak 400 masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan di Simpang Jalan Darma Bakti–Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (15/9/2026).
- Baca juga:
Kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki IPDA Riski Aulia Wahyudi, SH, memimpin kegiatan bersama lima personel. Kegiatan tersebut merupakan arahan dan tanggung jawab Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol, SH., MM.
Petugas membagikan masker secara langsung kepada pengendara dan masyarakat yang melintas. Di saat yang sama, polisi menyampaikan imbauan agar warga menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak diperlukan serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.
Namun, pesan polisi tidak berhenti pada penggunaan masker. Warga juga diajak menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran lahan.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol melalui Kanit Reskrim IPDA Riski Aulia Wahyudi mengatakan, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Tetapi yang tidak kalah penting adalah kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mencegah sumber asap,” kata Riski.
Dia menuturkan, masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara kurang baik diimbau menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan diri.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan, serta menjaga kesehatan. Kami juga mengingatkan agar tidak ada yang melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.
Menurutnya, menjaga kualitas udara tidak dapat dilakukan oleh aparat saja. Dibutuhkan kepedulian masyarakat agar potensi munculnya asap dapat dicegah sejak awal.
“Kalau lingkungan kita jaga bersama dan tidak ada pembakaran lahan, tentu risiko munculnya asap bisa kita tekan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Kegiatan pembagian masker berakhir pukul 17.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Komentar Via Facebook :