Home › Daerah › Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”
Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”
Keterangan Foto: Kepala Diskominfosantik Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, S.STP., M.Si. TD/YS
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosantik) akan menggelar sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan kerja sama pemerintah dengan media massa yang berdampak.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di BATIQA Hotel Pekanbaru, Senin (14/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB, dengan menghadirkan Dewan Pers sebagai narasumber.
- Baca juga:
Dalam kegiatan perdana ini, Pemko Pekanbaru mengundang sebanyak 80 perusahaan media massa. Jumlah tersebut terdiri dari tiga media elektronik, 70 media online dan tujuh media cetak. Setiap perusahaan media hanya diperbolehkan mengirimkan satu orang perwakilan.
Kepala Diskominfosantik Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari fasilitasi awal Pemko dalam membangun komunikasi dan meningkatkan kualitas kerja sama dengan media massa.
“Ini untuk perdana kegiatan fasilitasi. Rencananya berkelanjutan secara periodik, kita mendatangkan Dewan Pers untuk FGD dengan kawan-kawan,” ujar Ardiansyah, Sabtu (12/9) malam melalui pesan Whatssapp.
Ia menjelaskan, keterbatasan kapasitas tempat dan anggaran menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jumlah peserta pada kegiatan perdana tersebut.
Menurut Ardiansyah, kegiatan serupa direncanakan kembali dilaksanakan secara berkala hingga tahun depan. Evaluasi dan masukan dari peserta akan menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.
“Insyaallah kita buat berkala sampai tahun depan. Tiap kegiatan kita selalu evaluasi dan minta feedback masukan,” katanya.
Melalui FGD tersebut, Pemko Pekanbaru diharapkan dapat memperoleh masukan dari insan pers terkait pola kerja sama pemerintah dengan media, sekaligus mendorong penyebarluasan informasi publik yang berkualitas kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan media untuk membahas perkembangan industri pers, kebutuhan informasi publik, serta peningkatan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.






Komentar Via Facebook :