Home › Nasional › Indonesia Bidik Empat Emas di Asian Games 2026, Erick Thohir Soroti Fokus Atlet
Indonesia Bidik Empat Emas di Asian Games 2026, Erick Thohir Soroti Fokus Atlet
Keterangan Foto: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Dok. Humas/TD/YS
JAKARTA, Tabloid Diksi — Kontingen Indonesia memasang target meraih empat medali emas pada Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menilai target tersebut cukup realistis dengan mempertimbangkan cabang olahraga yang dipertandingkan tahun ini.
Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Pertandingan akan digelar di Prefektur Aichi dan Nagoya, Jepang.
- Baca juga:
Indonesia akan mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga. Para atlet tersebut akan didampingi 148 pelatih dan ofisial selama mengikuti ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Erick mengatakan target Indonesia sebenarnya sempat diarahkan lebih tinggi. Namun, perubahan sejumlah cabang olahraga membuat target perolehan emas harus disesuaikan.
"Kalau soal target sebenarnya kami menginginkan tujuh medali emas, sama seperti sebelumnya, tetapi beberapa cabang olahraga sudah tidak dipertandingkan lagi, seperti menembak dan lain-lain," ujar Erick.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah kemudian menetapkan empat medali emas sebagai sasaran yang dinilai lebih masuk akal.
"Jadi sekarang targetnya empat dan kami akan berusaha, sehingga akan kita lihat bagaimana perkembangannya," katanya.
Di sisi lain, Erick memberikan apresiasi terhadap persiapan yang dilakukan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, bersama jajaran timnya. Menurut dia, persiapan tersebut penting untuk memastikan kondisi atlet tetap optimal sebelum bertanding.
"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Chef de Mission (CdM) dan tim yang sudah berjibaku dan memastikan atlet dalam kondisi terbaik," kata Erick saat konferensi pers seusai acara Tim Indonesia Day, Sabtu (29/8/2026).
Erick juga meminta perhatian tidak hanya diarahkan kepada atlet, tetapi juga para ofisial ketika rombongan Indonesia berada di Nagoya dan Tokyo. Setiap cabang olahraga, lanjut dia, harus memiliki target yang jelas.
Ia menegaskan bahwa para atlet perlu menjaga konsentrasi karena mereka telah mengorbankan banyak hal untuk membawa nama Indonesia di ajang internasional.
"Saya sekali lagi ingin mengingatkan soal fokus di Asian Games 2026 oleh atlet yang banyak meninggalkan kehidupan mereka demi bisa mengibarkan bendera merah putih," ujarnya.
Mengenai bonus, Erick belum ingin membicarakan secara rinci. Ia memilih agar perjuangan atlet menjadi perhatian utama terlebih dahulu. Menurutnya, prestasi olahraga tidak seharusnya hanya berorientasi pada imbalan setelah meraih medali.
Erick mengatakan para atlet tetap akan mendapatkan dukungan, termasuk pendampingan dalam pengelolaan keuangan apabila nantinya memperoleh bonus.
"Jangan sampai bonus ini habis hanya dipakai untuk kesenangan sesaat, tetapi masa depannya tidak terjamin," tegasnya.
Pendampingan literasi finansial tersebut diharapkan dapat membantu atlet mengelola penghargaan yang mereka terima secara lebih bijak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Komentar Via Facebook :