https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Prabowo Percepat Revitalisasi Lebih dari 200 Museum dan Situs Budaya •   RUU Sisdiknas Bakal Atur Penyetaraan Ijazah Luar Negeri •   Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan •   Prabowo Tunjuk Satyawan Pudyatmoko Pimpin Badan Gambut dan Mangrove Nasional
Home › Daerah › 10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga
Daerah
Pekanbaru

10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:43 WIB,  
Penulis : Azhar
10.514 Hotspot Kepung Riau, BEM UHTP: Asap Sudah Jadi Ancaman Serius bagi Warga

Keterangan Foto: Wakil Presiden Mahasiswa. TD/Azhar

PEKANBARU,Tabloid Diksi – Ribuan titik panas dan belasan ribu hektare lahan terbakar menjadi alarm keras bagi Riau. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (BEM UHTP) menilai eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang 2026 telah berkembang menjadi persoalan multidimensi, terutama setelah dampak kabut asap mulai dirasakan langsung masyarakat.

Dalam pernyataannya pada Rabu (26/8/2026), BEM UHTP menyoroti data Pemerintah Provinsi Riau yang mencatat 10.514 hotspot dan luas lahan terbakar mencapai 16.277,50 hektare sejak Januari hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut diperparah dengan dampak kesehatan yang semakin nyata.

    Baca juga:
  • HUT ke-27 Kuansing, DPRD Dorong Pembangunan Merata di Tengah Keterbatasan Anggaran

  • Mahasiswa UHTP dan IAI Sulthan Syarif Hasyim Bergerak Lawan Dampak Karhutla

  • Perkuat Pembinaan Spiritual, Kalapas Pekanbaru Ingatkan Warga Binaan Tak Terjebak Kesalahan Masa Lalu

Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang dikutip BEM UHTP mencatat 860 penderita ISPA yang berkorelasi dengan paparan kabut asap. Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah penderita tertinggi, mencapai 325 orang.

Kualitas udara juga sempat menunjukkan kondisi mengkhawatirkan. Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 318 mikrogram per meter kubik. Bagi BEM UHTP, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa masyarakat tidak cukup hanya diberikan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Presiden Mahasiswa BEM UHTP Syahradi Ramatul menegaskan pemerintah harus melihat Karhutla sebagai ancaman terhadap keselamatan dan kesehatan publik. “Ketika polutan udara telah menginvasi ruang domestik warga dan memicu lonjakan morbiditas ISPA, maka ini adalah krisis kesehatan publik yang nyata,” ujarnya.

BEM UHTP juga mengapresiasi langkah penegakan hukum yang dilakukan Polda Riau, yang telah menetapkan 35 tersangka dari 33 perkara Karhutla. Namun, mahasiswa menilai langkah tersebut harus diikuti kebijakan pencegahan dan perlindungan kesehatan yang lebih kuat agar penanganan tidak berhenti setelah api padam.

Wakil Presiden Mahasiswa BEM UHTP Ahmad Dani meminta pemerintah memberi perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga dengan komorbiditas pernapasan. Ia juga mendesak Puskesmas memperkuat kesiapan logistik dan pemerintah memastikan informasi kualitas udara dapat diakses masyarakat secara cepat, akurat dan transparan.

BEM UHTP menegaskan krisis Karhutla harus ditangani dari hulu hingga hilir. Ketegasan terhadap pelaku pembakaran harus berjalan bersama dengan perlindungan kesehatan masyarakat, sebab bagi warga Riau, ancaman Karhutla bukan hanya api yang membakar lahan, tetapi juga asap yang masuk ke rumah dan mengancam kesehatan setiap hari.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #9

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB

HUKRIM

  • Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Senin, 12 Okt 2026 | 18:20 WIB
  • Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Gerebek MP Club Pekanbaru, Polisi Sita Ekstasi, Ganja dan Uang Rp14,3 Juta

    Senin, 12 Okt 2026 | 16:49 WIB
  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Ekstasi di MP Club Pekanbaru, 60 Orang Positif Metamfetamina

    Senin, 12 Okt 2026 | 15:39 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Senin, 12 Okt 2026 | 22:36 WIB
  • Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia-Mesir di Bidang Ekonomi hingga Pertahanan

    Minggu, 11 Okt 2026 | 20:02 WIB
  • Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Sunco Lebih Murah di Helat Pelalawan, Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Stok

    Jumat, 09 Okt 2026 | 20:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com