Home › Peristiwa › 19 Personel Gabungan Berjibaku di Lahan Gambut, 150 Ribu Liter Air Digelontorkan
19 Personel Gabungan Berjibaku di Lahan Gambut, 150 Ribu Liter Air Digelontorkan
Keterangan Foto: Personel Melakukan Pemadaman Lahan di Jalan Sidorukun. TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi – Hari ketiga penanganan kebakaran lahan di Jalan Sidorukun, Kelurahan Bandarraya, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, diwarnai kerja keras personel gabungan. Sebanyak 19 petugas kembali turun ke lahan gambut bekas terbakar seluas kurang lebih 1,8 hektare untuk melakukan pendinginan, pembasahan dan normalisasi, Selasa (25/8/2026).
Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol itu terdiri dari 7 personel Polri, 2 TNI, 6 personel Fire Emergency PHR dan 4 personel BPBD Kota Pekanbaru. Mereka menyasar titik-titik bekas kebakaran yang berpotensi masih menyimpan bara di dalam lapisan gambut.
- Baca juga:
Dengan dukungan mobil Fire Emergency PHR, mobil tangki Kodim 0301/PBR, mobil BPBD Kota Pekanbaru dan mesin Menistrake, petugas menggelontorkan sekitar 150 ribu liter air untuk membasahi kawasan bekas terbakar.
“Target kami bukan hanya memastikan api terlihat sudah padam, tetapi memastikan bara di bawah permukaan gambut juga benar-benar mati. Karena itu pembasahan dilakukan secara menyeluruh,” kata AKP Rafidin L Gaol.
Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut menjadi alasan utama mengapa pendinginan harus dilakukan secara maksimal dan tidak boleh terburu-buru dinyatakan selesai.
“Kalau masih ada bara di bawah permukaan, sangat mungkin api muncul kembali ketika kondisi panas dan angin mendukung. Maka kami tetap melakukan pengecekan dan pemantauan meskipun dari permukaan sudah tidak terlihat asap,” jelasnya.
Upaya tersebut menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Akses menuju lokasi cukup sulit, sebagian harus dilalui dengan berjalan kaki. Selain itu, struktur gambut yang dalam dan kering, keterbatasan persediaan air, cuaca panas serta angin yang cukup kencang membuat proses pendinginan membutuhkan tenaga dan waktu ekstra.
Namun kerja keras tim yang berjuang kurang lebih 9 jam membuahkan hasil. Dari pengecekan terakhir, tidak ditemukan lagi titik kepulan asap yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
“Untuk saat ini kondisi lokasi sudah aman dan tidak ditemukan titik kepulan asap. Tetapi kami tidak akan lengah. Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali,” pungkas Rafidin.




Komentar Via Facebook :