Home › Peristiwa › Panen Jagung Jadi Bukti Sinergi Petani dan Polisi di Tapung
Panen Jagung Jadi Bukti Sinergi Petani dan Polisi di Tapung
Keterangan Foto: Panen Jagung Jadi Bukti Sinergi Petani dan Polisi di Tapung.Dok. Humas/TD Azhar
TAPUNG,Tabloid Diksi — Dari lahan pertanian seluas 1,5 hektare di Desa Sei Putih, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, sebanyak 1,5 ton jagung pipil berhasil dipanen. Hasil tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama mendukung swasembada pangan tahun 2026.
Panen berlangsung Senin (24/8/2026) pagi dan dihadiri Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, S.H., Waka Polsek Tapung AKP Ferry M Fadillah, S.H., M.M., Kanit Reskrim Iptu Syahrial, S.H., Kepala Desa Sei Putih Bambang Rubianto, PPL Kecamatan Tapung Tarmizi, S.P., Direktur BUMDes Herinaldi, Humas PT Bio Cycle Budi CP dan Ketua Kelompok Tani Citra Mandiri Yoyo Sunaryo.
- Baca juga:
Jagung jenis Lamuru tersebut ditanam menggunakan 22,5 kilogram bibit pada 25 April 2026. Setelah memasuki usia sekitar empat bulan, tanaman dipanen dengan hasil sekitar 1,5 ton jagung pipil.
Namun, hasil tersebut belum sepenuhnya maksimal. Petani menghadapi persoalan berupa serangan hama atau virus yang mengakibatkan sebagian tanaman mengalami gagal panen.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar budidaya pada musim berikutnya dapat dilakukan dengan pengawasan dan penanganan hama yang lebih baik.
Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto mengatakan, sinergi lintas sektor sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan.
“Panen hari ini menunjukkan bahwa ketika kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani dan pihak lainnya bergerak bersama, program swasembada pangan dapat terus berjalan. Kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan sesuai tugas kami,” ujar Bambang.
Ia berharap hasil panen tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi kelompok tani lainnya di Kecamatan Tapung.
“Jangan melihat hasil ini hanya dari jumlah tonasenya. Yang paling penting adalah semangat untuk terus mengolah lahan, meningkatkan produksi dan mencari solusi terhadap setiap kendala pertanian. Kami ingin petani semakin produktif dan mandiri,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan panen selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.





Komentar Via Facebook :