https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kapolsek Batu Hampar: ASRI Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Seremonial •   Pemprov Riau Dorong Pelajar Rajin Menabung, Inklusi Keuangan Terus Diperkuat •   Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram •   Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Sawit Bangun Jalan Rigid 3 Kilometer, Nilainya Tembus Rp30 Miliar
Home › Daerah › Pemprov Riau Dorong Pelajar Rajin Menabung, Inklusi Keuangan Terus Diperkuat
Daerah
Pekanbaru

Pemprov Riau Dorong Pelajar Rajin Menabung, Inklusi Keuangan Terus Diperkuat

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:48 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Pemprov Riau Dorong Pelajar Rajin Menabung, Inklusi Keuangan Terus Diperkuat

Keterangan Foto: Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau M Job Kurniawan saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8/2026).TD/YS/mediacenter.riau.go.id.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat. Generasi muda, khususnya pelajar, menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian agar memiliki kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8/2026).

    Baca juga:
  • Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Sawit Bangun Jalan Rigid 3 Kilometer, Nilainya Tembus Rp30 Miliar

  • Pemprov Riau Sediakan 110 Ribu Masker untuk Hadapi Kabut Asap, Pelalawan Jadi Sasaran Utama

  • 313 Hotspot Membara di Riau, 70 Titik Panas Sumatra Berpotensi Masuk Riau

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan mengatakan, tingkat inklusi keuangan Riau saat ini sudah mendekati target yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah. Namun, menurutnya, peningkatan akses terhadap layanan keuangan harus berjalan beriringan dengan pemahaman masyarakat.

“Kita tinggal mengejar sedikit lagi untuk mencapai target inklusi yang telah ditetapkan. Namun, yang lebih penting adalah memastikan peningkatan akses tersebut diikuti pemahaman yang kuat dari masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan. Pemahaman mengenai manfaat, risiko, biaya, hak hingga kewajiban juga perlu diperkuat agar penggunaan layanan finansial tidak justru menimbulkan persoalan.

Menurutnya, masih ada kesenjangan antara jumlah masyarakat yang telah menggunakan layanan keuangan dengan mereka yang benar-benar memahami produk yang digunakan.

“Jangan sampai masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan tetapi belum memahami apa yang digunakan. Akses dan pemahaman harus tumbuh bersama agar layanan keuangan memberikan manfaat, bukan justru menimbulkan persoalan,” jelasnya.

Karena itu, Pemprov Riau mendorong edukasi keuangan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk mengenai pengelolaan uang, risiko layanan finansial hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi.

M Job juga mengajak para pelajar mulai membangun kebiasaan menabung. Menurutnya, kebiasaan menyisihkan uang sejak usia sekolah dapat menjadi modal penting dalam membentuk sikap disiplin dan mandiri dalam mengelola keuangan ketika memasuki usia produktif.

Ia menekankan, menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar. Konsistensi menyisihkan uang dalam jumlah kecil dinilai lebih penting untuk membentuk kebiasaan.

“Tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai menabung. Sedikit demi sedikit apabila dilakukan dengan disiplin akan menjadi kebiasaan yang membentuk kemandirian dan kemampuan mengelola keuangan,” ujarnya.

Sekolah dan guru juga diminta ikut memberikan edukasi finansial secara praktis kepada peserta didik. Beberapa hal dasar yang dinilai perlu dikenalkan antara lain membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur uang saku, menetapkan target tabungan serta memastikan produk keuangan yang digunakan memiliki legalitas.

“Literasi keuangan perlu menjadi bagian dari kebiasaan di sekolah. Anak-anak harus belajar bagaimana mengatur uang saku, menentukan prioritas, membuat target tabungan, dan memastikan layanan keuangan yang digunakan memiliki legalitas,” katanya.

M Job menambahkan, penguatan inklusi dan literasi keuangan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kolaborasi antara Pemprov Riau, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, industri jasa keuangan, sekolah, keluarga serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar edukasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala OJK Provinsi Riau, Mohammad Fredly Nasution mengatakan perkembangan literasi dan inklusi keuangan di Riau menunjukkan hasil yang positif. Meski demikian, ia menilai edukasi masih perlu diperluas agar pemahaman masyarakat semakin merata.

“Capaian yang ada hari ini merupakan hasil kerja bersama, tetapi bukan akhir dari perjalanan. Masih diperlukan penguatan edukasi agar masyarakat di berbagai lapisan semakin memahami layanan keuangan yang mereka gunakan,” katanya.

OJK, lanjut Fredly, akan terus memperluas edukasi keuangan, terutama kepada generasi muda. Pelajar dinilai memiliki posisi strategis karena kebiasaan mengatur keuangan yang dibentuk sejak sekolah dapat menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia produktif.

“Kami ingin pelajar tidak hanya memiliki rekening, tetapi juga aktif menabung dan memahami bagaimana mengelola uang dengan tepat. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak dini dapat menjadi bekal penting untuk masa depan,” ungkapnya.

Fredly mengatakan budaya menabung harus dibangun dari lingkungan terdekat, terutama keluarga dan sekolah. Ia berharap kegiatan Hari Indonesia Menabung tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu mendorong kebiasaan finansial yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menabung merupakan kebiasaan yang harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya pada saat momentum Hari Indonesia Menabung. Kami ingin budaya tersebut menjadi bagian dari keseharian pelajar dan keluarga,” tuturnya.

Selain mendorong kebiasaan menabung, OJK juga mengapresiasi berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan pelajar dalam kampanye literasi keuangan, salah satunya lomba video Hari Indonesia Menabung 2026.

Menurut Fredly, pendekatan kreatif dapat membuat pesan mengenai pengelolaan keuangan lebih mudah diterima oleh generasi muda. Pelajar juga diharapkan mampu menjadi penyampai informasi kepada teman sebaya maupun keluarganya.

“Pelajar bukan hanya penerima edukasi, tetapi juga dapat menjadi penyampai pesan kepada teman dan keluarganya. Dengan cara itu, budaya menabung dan pemahaman keuangan dapat berkembang lebih luas di masyarakat,” tutupnya.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

inklusi keuangan Riauliterasi keuangan Riaupelajar RiauHari Indonesia MenabungOJK RiauPemprov Riaubudaya menabungedukasi keuangangenerasi muda
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Sawit Bangun Jalan Rigid 3 Kilometer, Nilainya Tembus Rp30 Miliar

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:45 WIB
  • Daerah

    Pemprov Riau Sediakan 110 Ribu Masker untuk Hadapi Kabut Asap, Pelalawan Jadi Sasaran Utama

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:43 WIB
  • Nasional

    Sinergi Penguatan Hukum, Pemprov Riau Raih Penghargaan IRH 2026

    Rabu, 19 Agu 2026 | 20:08 WIB
  • Daerah

    Rp520,5 Juta Disalurkan Pemprov Riau untuk 347 Veteran dan Keluarganya

    Rabu, 19 Agu 2026 | 15:34 WIB
  • Daerah

    Jalan Sontang-Kasang Padang Rusak Parah, Pemprov Riau Siapkan Rp10 Miliar

    Rabu, 19 Agu 2026 | 15:31 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #3

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #8

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #9

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB

HUKRIM

  • Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
  • Satresnarkoba Polres Kampar Bongkar Peredaran Sabu di Kuok, 7 Paket Diamankan

    Satresnarkoba Polres Kampar Bongkar Peredaran Sabu di Kuok, 7 Paket Diamankan

    Sabtu, 22 Agu 2026 | 20:26 WIB
  • Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Jumat, 21 Agu 2026 | 20:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:46 WIB
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
  • Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com