Home › Peristiwa › Api Kepung Rimbo Panjang, 27 Personel dan Helikopter Dikerahkan
Api Kepung Rimbo Panjang, 27 Personel dan Helikopter Dikerahkan
Keterangan Foto: Personel Gabungan Padamkan Api di Rimbo Panjang. Dok. Humas.TD/Azhar
KAMPAR,Tabloid Diksi — Kobaran api masih mengancam kawasan lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Selama enam hari, tim gabungan terus berupaya menjinakkan kebakaran yang diperkirakan telah menghanguskan sekitar 5 hektare lahan.
Lokasi kebakaran berada di antara Jalan Perwira dan Jalan Keluarga, Dusun II, Desa Rimbo Panjang. Kondisi gambut yang tebal dan tertutup semak belukar menjadi tantangan utama petugas. Ditambah lagi, angin kencang membuat api dan asap sulit dikendalikan.
- Baca juga:
Sebanyak 27 personel gabungan turun langsung ke lokasi. Komposisinya terdiri atas 9 anggota Polri, 9 personel TNI, dan 9 personel Manggala Agni. Pemadaman diperkuat berbagai peralatan serta satu unit helikopter Water Booming.
Petugas juga memasang strategi penyekatan agar api tidak merambat ke lahan yang belum terbakar. Police Line dibentangkan di sekitar lokasi untuk membatasi akses dan memastikan penanganan berlangsung aman.
Upaya pemadaman berlangsung hingga sore. Namun, sekitar pukul 17.30 WIB, pasokan air di lokasi habis. Asap masih mengepul di sejumlah titik, sehingga tim menilai proses pendinginan harus kembali dilakukan untuk memastikan bara di dalam gambut benar-benar mati.
Pemadaman kemudian dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan keesokan harinya.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencegah karhutla meluas.
“Kami tidak ingin api ini berkembang. Karena itu, seluruh kekuatan dikerahkan, mulai dari personel dan peralatan darat hingga dukungan helikopter,” kata Boby.
Dia menegaskan keselamatan personel menjadi prioritas, namun upaya pemadaman akan terus dilanjutkan sampai kondisi benar-benar aman.
“Kami tetap waspada dan akan kembali melakukan pendinginan agar api benar-benar mati total. Kami juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.






Komentar Via Facebook :