https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pria Ditemukan Meninggal di Belakang Warung di Inhu, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan •   PKB Pekanbaru Targetkan 7 Kursi DPRD, Kasir ST Ajak Kader Solid •   17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027 •   Polisi Sisir Lokasi Diduga Sawmill Ilegal di Kampar: Salah Wilayah Hukum dan Sepi Aktivitas ?
Home › Peristiwa › Karhutla Sungai Guntung Hilir Meluas, 434 Hektare Terbakar: Tim Gabungan 16 Hari Berjibaku Lawan Bara Gambut
Peristiwa
Indragiri Hulu

Karhutla Sungai Guntung Hilir Meluas, 434 Hektare Terbakar: Tim Gabungan 16 Hari Berjibaku Lawan Bara Gambut

Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:14 WIB,  
Penulis : Azhar
Karhutla Sungai Guntung Hilir Meluas, 434 Hektare Terbakar: Tim Gabungan 16 Hari Berjibaku Lawan Bara Gambut

Keterangan Foto: Personel Gabungan Padamkan Api. Dok.Humas.TD/Azhar

Menulis

INHU,(Tabloid Diksi)— Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, belum sepenuhnya jinak. Hingga hari ke-16 penanganan, luas area yang terbakar berdasarkan penafsiran citra satelit Sentinel-2 telah mencapai 434,35 hektare.

    Baca juga:
  • 17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

  • Polisi Sisir Lokasi Diduga Sawmill Ilegal di Kampar: Salah Wilayah Hukum dan Sepi Aktivitas ?

  • HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Pekanbaru Tebar Aksi Sosial untuk Masyarakat

Kepala Daerah Operasional Manggala Agni Sumatera VII Rengat, M Ilham Sidik, mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI-Polri dan pemerintah daerah masih terus berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan di kawasan terdampak.

“Luas yang terbakar mencapai 434,35 hektare. Ini berdasarkan hasil penafsiran citra satelit Sentinel-2,” kata Ilham, Rabu (19/8/2026).

Selama 16 hari operasi, tim gabungan telah berhasil memadamkan sekitar 45 hektare lahan. Pada Selasa (18/8), petugas kembali berhasil menangani api di area sekitar 2 hektare.

Namun, perjuangan belum berakhir. Meski kepala api di sejumlah titik mulai terkendali, asap tipis dan bara masih ditemukan di sejumlah bagian kawasan hutan. Sisi barat dan utara relatif terkendali, sementara bagian timur dan selatan masih membutuhkan penanganan intensif.

“Sisi barat dan utara sudah terkendali. Sedangkan sisi timur dan selatan masih belum terkondisi,” ujar Ilham.

Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Lokasi kebakaran berada di kawasan tanah gambut dengan vegetasi semak dan tanaman sawit yang cukup rapat. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga meninggalkan bara yang bersembunyi di bawah akar tanaman dan lantai hutan.

Karena itu, petugas tidak cukup hanya memadamkan kobaran api. Penyisiran atau mopping up terus dilakukan untuk memburu bara yang masih tersisa dan mencegah api kembali menyala.

“Pembersihan sisa bara kami fokuskan di posisi bawah akar tanaman yang masih menyimpan sebaran bara api di lantai hutan untuk menekan potensi penyalaan kembali,” jelasnya.

Upaya pemadaman juga terkendala jarak titik serang yang cukup jauh dari sumber air. Jangkauannya mencapai sekitar 300 hingga 500 meter, sementara rapatnya vegetasi membuat mobilitas personel dan peralatan menjadi lebih sulit.

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan empat unit pompa Mark-3, delapan unit mini striker, kendaraan angkut serta sejumlah peralatan pendukung untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan.

Penanganan pada Selasa berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Tim kemudian dijadwalkan kembali melakukan mopping up pada Rabu untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Situasi semakin menantang karena faktor cuaca belum memberikan bantuan berarti. Hingga Selasa, hujan belum turun di lokasi kebakaran. Hanya gerimis singkat yang sempat terjadi.

“Belum ada hujan, hanya gerimis sebentar,” pungkas Ilham.

Dengan luas terbakar yang telah mencapai 434,35 hektare dan kondisi gambut yang masih menyimpan bara, tim gabungan kini berpacu dengan waktu. Kobaran api boleh mereda, tetapi perang melawan bara di bawah permukaan belum selesai.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Inhu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Polsek Batu Hampar Pantau Program Jagung Perkuat Ketahanan Pangan

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:06 WIB

HUKRIM

  • 18 Paket Sabu Disita saat Polisi Sisir Gang Sempit Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Dites Positif!

    18 Paket Sabu Disita saat Polisi Sisir Gang Sempit Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Dites Positif!

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 18:34 WIB
  • Sempat Ditindak, Tambang Emas Ilegal di Kampar Kiri Beroperasi Lagi Lalu Dibakar Polsek Kampar Kiri

    Sempat Ditindak, Tambang Emas Ilegal di Kampar Kiri Beroperasi Lagi Lalu Dibakar Polsek Kampar Kiri

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 16:49 WIB
  • Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Truk Tambang Hybrid 100 Ton Diuji di Indonesia, Efisiensi BBM Jadi Fokus

    Truk Tambang Hybrid 100 Ton Diuji di Indonesia, Efisiensi BBM Jadi Fokus

    Sabtu, 24 Okt 2026 | 14:35 WIB
  • Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Jumat, 23 Okt 2026 | 19:01 WIB
  • India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com