https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Formula Iuran JKN Riau Berubah 2027, SF Hariyanto Minta Kepesertaan Tetap Aktif •   HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri •   Tak Ada Lagi Titik Api di Riau, Asap Masih Mengintai: Polda Perkuat Mitigasi hingga 2027 •   HUT TNI ke-81, Kapolsek Tambang: TNI-Polri Harus Satu Barisan Hadapi Tantangan Kamtibmas
Home › Daerah › Jalan Sontang-Kasang Padang Rusak Parah, Pemprov Riau Siapkan Rp10 Miliar
Daerah
Rokan Hulu

Jalan Sontang-Kasang Padang Rusak Parah, Pemprov Riau Siapkan Rp10 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:31 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Jalan Sontang-Kasang Padang Rusak Parah, Pemprov Riau Siapkan Rp10 Miliar

Keterangan Foto: Kondisi ruas Jalan Sontang-Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, yang mengalami kerusakan parah dan terdapat lubang dengan kedalaman hingga sekitar satu meter. Pemprov Riau menyiapkan anggaran Rp10 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk penanganan tiga titik kerusakan kritis. TD/YS/cakaplah.com.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan anggaran Rp10 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 untuk menangani kerusakan parah ruas Jalan Sontang-Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kerusakan pada ruas jalan tersebut dinilai sudah cukup serius. Sejumlah lubang di badan jalan bahkan memiliki kedalaman rata-rata mencapai satu meter dan terendam air sehingga membentuk kubangan permanen.

    Baca juga:
  • Formula Iuran JKN Riau Berubah 2027, SF Hariyanto Minta Kepesertaan Tetap Aktif

  • Tak Ada Lagi Titik Api di Riau, Asap Masih Mengintai: Polda Perkuat Mitigasi hingga 2027

  • HUT TNI ke-81, Kapolsek Tambang: TNI-Polri Harus Satu Barisan Hadapi Tantangan Kamtibmas

Kondisi tersebut membuat penanganan tidak lagi cukup dilakukan dengan metode tambal sulam. Pemprov Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) memilih melakukan penimbunan dalam skala besar untuk mengembalikan kondisi jalan.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan tim Bidang Bina Marga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dari hasil survei, ditemukan tiga titik kerusakan yang masuk kategori kritis.

"Kalau hanya melakukan penimbunan secara fungsional, hasilnya tidak akan efektif untuk jangka panjang. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih terendam. Sehingga penanganan yang dilakukan melalui APBD Perubahan juga berupa penimbunan sesuai kondisi di lapangan," kata Zulfahmi, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, kondisi lapangan membutuhkan volume material timbunan yang cukup besar. Hal itu diperlukan untuk memperkuat kembali struktur jalan sehingga mampu menopang kendaraan yang melintas sekaligus mengurangi dampak genangan air.

Besarnya anggaran yang dialokasikan juga tidak terlepas dari tingkat kerusakan yang terjadi. Dana Rp10 miliar tersebut difokuskan untuk menangani tiga titik kerusakan utama pada ruas Sontang-Kasang Padang.

Ruas jalan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat Bonai Darussalam. Selain menjadi jalur mobilitas warga, akses ini juga menghubungkan masyarakat dengan pusat pelayanan serta kawasan perdagangan dan pasar.

Ketika hujan turun, kondisi jalan semakin sulit dilalui karena lubang yang berada di badan jalan dipenuhi air dan berubah menjadi kubangan. Situasi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

Dengan masuknya penanganan jalan tersebut dalam APBD Perubahan 2026, Pemprov Riau berharap akses transportasi masyarakat dapat segera kembali normal. Pemerintah menilai penanganan perlu dilakukan secepatnya agar kerusakan tidak semakin meluas dan biaya perbaikan di kemudian hari menjadi lebih besar.

Zulfahmi memastikan pekerjaan nantinya akan mengikuti kondisi teknis di lapangan serta hasil kajian tim yang telah melakukan survei. Penanganan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memperkuat kembali badan jalan dan mengurangi potensi kerusakan berulang.

Pemprov Riau berharap perbaikan ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat Bonai Darussalam, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada akses Jalan Sontang-Kasang Padang.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan anggaran Rp10 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 untuk menangani kerusakan parah ruas Jalan Sontang-Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kerusakan pada ruas jalan tersebut dinilai sudah cukup serius. Sejumlah lubang di badan jalan bahkan memiliki kedalaman rata-rata mencapai satu meter dan terendam air sehingga membentuk kubangan permanen.

Kondisi tersebut membuat penanganan tidak lagi cukup dilakukan dengan metode tambal sulam. Pemprov Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) memilih melakukan penimbunan dalam skala besar untuk mengembalikan kondisi jalan.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan tim Bidang Bina Marga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dari hasil survei, ditemukan tiga titik kerusakan yang masuk kategori kritis.

"Kalau hanya melakukan penimbunan secara fungsional, hasilnya tidak akan efektif untuk jangka panjang. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih terendam. Sehingga penanganan yang dilakukan melalui APBD Perubahan juga berupa penimbunan sesuai kondisi di lapangan," kata Zulfahmi, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, kondisi lapangan membutuhkan volume material timbunan yang cukup besar. Hal itu diperlukan untuk memperkuat kembali struktur jalan sehingga mampu menopang kendaraan yang melintas sekaligus mengurangi dampak genangan air.

Besarnya anggaran yang dialokasikan juga tidak terlepas dari tingkat kerusakan yang terjadi. Dana Rp10 miliar tersebut difokuskan untuk menangani tiga titik kerusakan utama pada ruas Sontang-Kasang Padang.

Ruas jalan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat Bonai Darussalam. Selain menjadi jalur mobilitas warga, akses ini juga menghubungkan masyarakat dengan pusat pelayanan serta kawasan perdagangan dan pasar.

Ketika hujan turun, kondisi jalan semakin sulit dilalui karena lubang yang berada di badan jalan dipenuhi air dan berubah menjadi kubangan. Situasi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

Dengan masuknya penanganan jalan tersebut dalam APBD Perubahan 2026, Pemprov Riau berharap akses transportasi masyarakat dapat segera kembali normal. Pemerintah menilai penanganan perlu dilakukan secepatnya agar kerusakan tidak semakin meluas dan biaya perbaikan di kemudian hari menjadi lebih besar.

Zulfahmi memastikan pekerjaan nantinya akan mengikuti kondisi teknis di lapangan serta hasil kajian tim yang telah melakukan survei. Penanganan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memperkuat kembali badan jalan dan mengurangi potensi kerusakan berulang.

Pemprov Riau berharap perbaikan ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat Bonai Darussalam, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada akses Jalan Sontang-Kasang Padang.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Pemprov RiauJalan Sontang Kasang PadangRohulRokan HuluBonai DarussalamJalan Rusak RiauPUPR RiauZulfahmiAPBD Perubahan 2026Infrastruktur Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Pemprov Riau Siapkan Usulan Jalan Veteran di Pekanbaru untuk Menghormati Jasa Pejuang

    Rabu, 19 Agu 2026 | 05:08 WIB
  • Nasional

    Apresiasi Paskibraka Riau, SF Hariyanto Minta Nilai Disiplin Dijaga

    Selasa, 18 Agu 2026 | 18:36 WIB
  • Nasional

    Tuntas Bertugas di Istana, Rizqi dan Arifa Akan Disambut Pemprov Riau

    Selasa, 18 Agu 2026 | 18:12 WIB
  • Daerah

    SF Hariyanto Raih Predikat Insinyur Profesional Utama, Pengalaman Bangun Fly Over Jadi Sorotan

    Senin, 17 Agu 2026 | 06:53 WIB
  • Ekonomi

    PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    Minggu, 16 Agu 2026 | 15:29 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB

HUKRIM

  • Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Senin, 05 Okt 2026 | 12:47 WIB
  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com