https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Anak Panti Sambut Hangat Aksi Jumat Berkah New Paragon dan Grand Dragon •   Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang •   Sertijab Kapolsek Kampar Kiri: Kompol Rusyandi Geser ke Polda Riau, Kompol Nurman Masuk •   Lapas Pekanbaru Mendadak Disambangi Tim Satops Patnal, Ini yang Diperiksa
Home › Peristiwa › Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan
Peristiwa
Indragiri Hilir

Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:56 WIB,  
Penulis : Azhar
Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan

Keterangan Foto: Kapolda Riau dan Rombongan Menuju Ke Indragiri Hilir. Dokumentasi Humas.TD/Azhar

INDRAGIRI HILIR,Tabloid Diksi – Ancaman abrasi di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, mendapat perhatian serius. Kawasan yang kehilangan daratan dan mengancam lahan masyarakat itu kini menjadi sasaran pemulihan melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, Sabtu (15/8/2026).

Tak tanggung-tanggung, sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat tercatat terdampak abrasi pada 2021. Kondisi tersebut membuat pemulihan pesisir Kuala Selat menjadi pekerjaan besar yang tidak bisa dilakukan hanya dengan aksi penanaman sesaat.

    Baca juga:
  • Sertijab Kapolsek Kampar Kiri: Kompol Rusyandi Geser ke Polda Riau, Kompol Nurman Masuk

  • Bukan Sekadar Tanam, Polsek Batu Hampar Pantau 2 Hektare Jagung hingga Siap Panen

  • Bukan Sekadar Seremoni, Kapolres Kampar Minta Nilai Pancasila Diterapkan dalam Setiap Tugas Polisi

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan sejumlah pejabat serta tokoh nasional turun langsung ke lokasi. Rombongan juga disambut Forkopimda, masyarakat dan anak-anak sekolah yang berada di kawasan tersebut.

Kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi membawa tiga pesan sekaligus: negara hadir, masyarakat dibantu dan lingkungan harus diselamatkan.

Bantuan sembako, ketinting dan matching grants diserahkan kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau serta penanaman mangrove.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan masyarakat pesisir yang berada jauh dari pusat pemerintahan tetap memiliki hak yang sama untuk merasakan kehadiran negara.

“Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara,” kata Herry.

Herry menegaskan abrasi memiliki dampak berantai. Ketika daratan terkikis, bukan hanya lingkungan yang rusak, tetapi kebun masyarakat dan sumber penghasilan warga ikut terancam.

Karena itu, mangrove dinilai menjadi salah satu benteng penting untuk menjaga kawasan pesisir.

“Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya,” ujarnya.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bahkan menyatakan komitmen untuk mendorong rehabilitasi mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi. Target tersebut diharapkan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.

“Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare untuk ditanam di wilayah ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” ujar Jumhur.

Yang membedakan program ini adalah konsep pemulihan jangka panjang. Pemerintah tidak ingin mangrove hanya ditanam kemudian ditinggalkan. Pembibitan, penanaman hingga pemeliharaan selama tiga tahun akan menjadi bagian dari program.

Masyarakat pun akan dilibatkan melalui penciptaan green jobs. Dengan demikian, pemulihan lingkungan diharapkan berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi warga.

Namun untuk mencapai kawasan abrasi tersebut, rombongan harus menghadapi medan yang tidak mudah. Perjalanan sekitar 25 kilometer dari Mako Polsek Kateman ditempuh menggunakan speedboat selama 45-60 menit. Jalur perairan dipengaruhi pasang-surut dan kawasan pantainya memiliki lumpur hingga setinggi lutut bahkan paha.

Kondisi itu menjadi gambaran nyata betapa beratnya tantangan masyarakat Kuala Selat dalam menghadapi persoalan pesisir.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau sendiri digelar menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyasar wilayah pesisir, terluar dan kawasan yang memiliki keterbatasan akses.

Di Kuala Selat, ekspedisi tersebut membawa misi yang lebih besar: mengubah kawasan yang terancam abrasi menjadi kawasan yang kembali hijau dan produktif.

Target 500 hektare menjadi pijakan awal. Jika diperluas hingga 1.000 hektare, hamparan mangrove itu diharapkan menjadi benteng baru Kuala Selat sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat untuk bertahan menghadapi ancaman abrasi.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Polda Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Jembatan Rusak Bikin Pelajar Kesulitan Sekolah, Kini 110 Jembatan Presisi Dibangun di Riau

    Jumat, 14 Agu 2026 | 06:51 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
  • Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Jumat, 02 Okt 2026 | 10:16 WIB
  • Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Kamis, 01 Okt 2026 | 16:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com